Nasional

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumsel Resmikan 50 Sumur Bor dan Salurkan 500 Paket Bansos

PALEMBANG — Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Sumatera Selatan menghadirkan program sosial berskala besar berupa pembangunan dan renovasi 50 sumur bor yang tersebar di 17 Polres dan Polrestabes jajaran di wilayah Sumatera Selatan.

Program tersebut menjadi salah satu gerakan sosial terbesar jajaran kepolisian daerah dalam mendukung akses air bersih masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis kebutuhan riil warga.

Peresmian terpusat dilaksanakan di Masjid Ar-Rahman, Jalan Rimbo Mulyo, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat (8/5/2026), dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kegiatan turut dihadiri Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, pejabat utama Polda Sumsel, unsur Forkopimcam Sukarami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang Ir. Teddy Andrian, S.T., IPM., ASEAN Eng., yang menjadi mitra strategis pembangunan sumur bor.

Melalui sambungan virtual, Kapolda Sumsel juga berinteraksi langsung dengan jajaran Polres Musi Rawas, Polres PALI, Polres Muara Enim, dan Polres OKU yang melaksanakan pembangunan sumur bor di wilayah masing-masing.

Sebanyak 50 sumur bor tersebut kini telah selesai dibangun dan langsung dimanfaatkan masyarakat. Distribusinya tersebar di berbagai lokasi, mulai dari masjid, musala, pondok pesantren, sekolah, kawasan permukiman hingga area pertanian yang membutuhkan sumber air bersih dan irigasi.

Polres Musi Rawas menjadi wilayah dengan pembangunan terbanyak yakni delapan sumur bor, disusul Polres Musi Banyuasin tujuh sumur, Polres OKU Timur enam sumur, serta Polres OKU Selatan lima sumur.

Khusus di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, pembangunan sumur bor dilakukan hingga kedalaman sekitar 120 meter karena kondisi geografis tanah yang cukup sulit menemukan sumber air.

Selain peresmian sumur bor, kegiatan juga diisi dengan pelayanan kesehatan gratis, pembagian 500 paket bantuan sosial berisi kebutuhan pokok, serta pembagian 300 nasi kotak kepada masyarakat dalam program Jumat Berkah.

Kapolda Sumsel bersama rombongan juga melaksanakan salat Jumat berjamaah dan melanjutkan kegiatan dengan Jumat Curhat sebagai forum dialog langsung antara kepolisian dan masyarakat guna menyerap aspirasi serta persoalan kamtibmas.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan program tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pada hari ini telah dibangun dan direnovasi sebanyak 50 sumur bor di berbagai tempat, mulai dari masjid, sekolah, permukiman masyarakat hingga area pertanian. Ini bukan kerja Polri sendiri, melainkan hasil kebersamaan dan kolaborasi seluruh komponen bangsa. Harapan kami, jumlah ini tidak berhenti di angka 50, tetapi terus bertambah sesuai kebutuhan masyarakat, karena Polri akan selalu hadir membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar Kapolda Sumsel.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel juga menyampaikan duka cita atas musibah kecelakaan lalu lintas Bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara. Ia memastikan Polda Sumsel bersama Mabes Polri terus melakukan penanganan maksimal melalui Tim Traffic Accident Analysis dan Tim DVI Pusdokkes Polri guna mengidentifikasi korban secara ilmiah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan program sosial Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Merayakan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Lima puluh sumur bor, bantuan sosial, bakti kesehatan, dan dialog langsung bersama warga adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat. Semangatnya sederhana namun mendalam: Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?” ujarnya.

Polda Sumsel memastikan rangkaian kegiatan sosial Hari Bhayangkara ke-80 akan terus berlanjut hingga puncak peringatan melalui berbagai program lainnya seperti donor darah, bedah rumah, bantuan tempat ibadah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya di seluruh wilayah Sumatera Selatan. (bc)