Sekretaris MUI Sumut Bahas Isu Palestina dengan Tokoh Gaza di Sela Muktamar Mathla’ul Anwar XXI

Nasional75 Dilihat

SERANG — Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana, Ahmad Taufik Lubis, menggelar diskusi dengan tokoh asal Gaza, Ahed Abu Al-Atta, di sela kegiatan Muktamar Mathla’ul Anwar XXI yang berlangsung di Le Dian Hotel, Ahad (12/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Taufik Lubis yang juga menjabat Ketua PD Mathla’ul Anwar Kabupaten Deli Serdang menegaskan bahwa kepedulian terhadap Palestina merupakan kewajiban umat Islam sekaligus amanah konstitusi bagi rakyat Indonesia. Ia menyoroti pentingnya posisi Palestina, khususnya Masjid Al-Aqsa, yang memiliki nilai historis dan spiritual bagi umat Islam, termasuk keterkaitannya dengan peristiwa Isra Mi’raj.

BACA JUGA :  Ini Capaian Kinerja Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan RI pada 100 Hari Kabinet Merah Putih

“Tentu kita sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. Karena itu, mari terus membantu Palestina dengan kemampuan yang kita miliki, baik dalam bentuk materi, dukungan moral, maupun doa,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Oke Setiadi selaku Pengurus PBMA dan Wakil Ketua Bidang Luar Negeri MUI, serta sejumlah tokoh Mathla’ul Anwar dari Sumatera Utara, termasuk Islahuddin Panggabean dan Irfan Syarif.

BACA JUGA :  Kemenhut: 390 ribu Ha Perhutanan Sosial untuk Hilirisasi Perkebunan

Diskusi membahas perkembangan terkini di Gaza serta rencana kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina. Dalam kesempatan itu, Ahed Abu Al-Atta menyampaikan rasa bahagianya dapat bertemu dengan para ulama dari Sumatera Utara.

Ia juga menitipkan salam kepada sejumlah ulama dan aktivis, di antaranya Akhyar Nasution dan Irfan Lubis, serta menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus mengalir dari masyarakat Indonesia.

BACA JUGA :  Mahkamah Agung - FH Ubhara Bekasi Gelar Audiensi Kemandirian Anggaran Peradilan

Diskusi ini menegaskan komitmen Mathla’ul Anwar dan ulama Sumatera Utara dalam mendukung perjuangan kemanusiaan bagi masyarakat Gaza dan Palestina. (isl)