SERDANG BEDAGAI — Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (14/10/2026). Kabut asap tebal yang diduga mengurangi jarak pandang disinyalir menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan tersebut.
Dalam insiden itu, sopir angkutan kota (angkot) KPUM dan sopir truk Hino Dutro dilaporkan terjepit di dalam kabin kendaraan masing-masing akibat benturan keras.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika angkot KPUM yang melaju dari arah Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, menuju Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya.
Akibat benturan tersebut, sopir angkot bernama Nikson, warga Desa Wonosari, Dusun IX, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, terjepit di dalam kabin kendaraannya.
Tak lama kemudian, truk Hino Dutro yang berada di belakangnya juga menabrak bagian belakang truk di depannya. Benturan itu menyebabkan bagian depan truk Hino Dutro berwarna hijau tersebut remuk dan mengalami kerusakan cukup parah. Sopir truk itu pun dilaporkan terjepit di dalam kabin.
Seluruh kendaraan yang terlibat diketahui melaju dari arah Lubuk Pakam menuju Perbaungan. Rentetan benturan tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Hingga berita ini ditulis, jumlah korban luka-luka maupun kemungkinan korban meninggal dunia belum diketahui. Kondisi terkini kedua sopir yang terjepit juga belum diperoleh informasinya.
Zulfan, warga setempat, mengatakan kecelakaan beruntun itu diduga bermula ketika angkot menabrak truk di depannya. Insiden tersebut kemudian diikuti pengereman mendadak oleh kendaraan lain hingga terjadi tabrakan beruntun.
“Karena mengerem mendadak, itu mengakibatkan tabrakan beruntun. Penyebabnya kita menduga karena kabut asap yang tebal sehingga mengurangi jarak pandang,” ujar Zulfan.
Dugaan kabut asap sebagai pemicu kecelakaan tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang. Informasi resmi mengenai penyebab pasti kejadian serta kondisi para korban belum tersedia. (r/isl)
