MEDAN- Rasa bangga disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kepada para mahasiswa pencinta alam (mapala) dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan yang menggelar aksi bersih sungai. Selain membersihkan sungai dari sampah, kepedulian para mahasiswa juga dapat meminimalisir terjadinya banjir.
“Saya bangga dan mendukung kegiatan yang dilakukan adik-adik mahasiswa ini. Dimana kalian peduli terhadap lingkungan,” kata Rico Waas saat meninjau aksi bersih sungai yang dilakukan puluhan Mapala di Sungai Deli, persisnya samping Gedung DPRD Kota Medan, Minggu (16/3/2025).
Dikatakan Rico Waas, aksi yang dilakukan adik-adik mahasiswa ini juga dinilainya sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang asri dan bersih dan terbebas dari banjir.
“Di samping itu juga salah satu upaya dalam memberikan kenyamanan bagi warga serta meminimalisir potensi terjadinya banjir,” ungkapnya.
Didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan Yunita Sari, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap, Camat Medan Barat Hendra Syahputra dan Camat Medan Petisah Arafat Syam, Rico Waas turun langsung ke bawah untuk melihat aksi bersih sekaligus kondisi sungai.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas mengajak mahasiswa pecinta alam yang tengah melakukan aksi bersih sungai untuk duduk lesehan beralaskan kayu sekaligus membahas untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama kebersihan sungai.
Guna mewujudkan hal itu, Rico Waas berharap ke depannya Pemko Medan bersama para mahasiswa pencinta alam tersebut dapat bersinergi dalam menjaga kebersihan Kota Medan, termasuk kebersihan sungai.
Berdasarkan amatan, para mahasiswa menggunakan perahu karet menyusuri sungai. Setiap sampah yang ditemui dari sungai selanjutnya ditempatkan dalam karung plastik. Seluruh sampah yang terkumpul selanjutnya diangkut mobil pick-up yang telah disiagakan di pinggir jalan. Acara bersih sungai dipungkasi dengan buka puasa bersama. (isl)
