Rico Waas Harap Masjid Punya Pemikiran Baru Tentang Pembangunan Kota

Medan, News49 Dilihat

MEDAN- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas sangat mengapresiasi pergerakan Masjid Al Muhajirin yang sangat progresif. Sebab, masjid ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat beribadah saja, tapi juga pendidikan, berekonomi, bermusyawarah dan berdiskusi.

“Bahkan, masjid ini juga diharapkan dapat melahirkan pemikiran-pemikiran baru dalam pembangun kota maupun keislaman itu sendiri,“ kata Rico Waas saat Peresmian dan Penandatanganan Prasasti Masjid Al Muhajirin Bumi Asri, Minggu (16/3/2025).

Dikatakan Rico Waas, masjid progresif itu terus bergerak dan tidak stagnan. “Pergerakannya mengikuti perkembangan zaman. Jika semua BKM berpikiran seperti ini, maka tidak hanya masjid, warga sekitar masjid juga pasti terberdayakan,“ ungkapnya.

BACA JUGA :  Silaturahmi dengan Relawan Format Anies, Geisz Chalifa: Jangan Lupakan Serangan Langit

Selain progresif, Rico Waas juga berharap agar Masjid Al Muhajirin ini dapat menjadi masjid yang mandiri dari segi pendanaan dan finansial. Serta, imbuhnya, dapat memberdayakan masyarakat sekitar masjid.

“Apalagi tadi kami mengetahui di masjid ini memiliki 4 unit kegiatan, salah satunya tempat pembinaan mualaf. Artinya, masjid ini peduli dengan saudara-saudara kita yang mualaf dan memberikan pembinaan tentang keislaman. Saya sangat mengapresiasinya,“ ujarnya.

BACA JUGA :  ICMI Gelar International Conference of Muslim Women di Bogor

Selain unit pembinaan mualaf, Rico Waas juga mengapresiassi 3 unit kegiatan lainnya yakni pengumpulan zakat, koperasi serta klinik kesehatan. “Sekali lagi kami sangat mengapresiasinya dan insyaallah akan mensupportnya,“ ucapnya.

Usai memberikan sambutan, Rico Waas selanjutnya meresmikan dan menandatangani prasasti peresmian renovasi Masjid Al Muhajirin. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan keempat unit kegiatan yang dimiliki masjid tersebut.

Sebelumnya, Ketua BKM Al Muhajirin Darwin SH dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada Rico Waas yang baru saja dilantik menjadi Wali Kota Medan. Di bawah kepemimpinannya, diharapkannya, Kota Medan semakin aman dan nyaman.

BACA JUGA :  Kanwil Kemenagsu dan BBSU Bahas Penguatan Bahasa Indonesia Bagi Penulis Berita

Dijelaskan Darwin, Masjid Al Muhajirin dibangun 1988 dan telah beberapa kali direnovasi sehingga kondisinya seperti saat ini.

“Masjid Al Muhajirin merupakan salah satu masjid mandiri di Kota Medan dan memiliki 4 unit kegiatan yakni pembinaan mualaf, klinik kesehatan gratis, termasuk melayani non Islam yang datang berobat. Kemudian unit pengumpul zakat dan koperasi,“ jelas Darwin. (isl)