• INDEKS
  • Redaksi
BhinekaNews
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
BhinekaNews
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Home Politik

Fahri Hamzah: Idealisme dan Gagasan Perlahan Mulai Kalahkan Dominasi Uang dalam Demokrasi Pemilu

bhineka2
16 November 2025
/ Politik
665 35
WAShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA-Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menegaskan bahwa, uang tidak lagi mendominasi dalam pelaksanaan pesta demokrasi pemilu.

Perlahan pandangan publik mulai berubah, melihat gagasan apa yang ditawarkan oleh seorang pemimpin yang maju dalam kontestasi Pemilu, untuk memperbaiki keadaan.

Hal itu disampaikan Fahri Hamzah saat menjadi narasumber dalam Kajian Pengembangan Wawasan Kebangsaan Bagian 2 yang digelar secara daring, Jumat (14/11/2025) malam.

BeritaTerkait

Partai Gelora Simalungun Kembali Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Sumut, Dilepas Langsung oleh Ketua H. Karnali Saragih, M.Pd

Fahri Hamzah Sampaikan Dukacita Mendalam Atas Jatuhnya Korban Jiwa dalam Musibah di Sumatera

Partai Gelora Tuntut Perusahaan Besar Bayar Biaya Pemulihan Ekologis Dampak Banjir-Longsor di Sumatera

“Terpilihnya Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York sesuatu yang menarik. Dia seorang anak muda, muslim dan lahir dari orang tua keturunan India. Tapi bisa menarik hati masyarakat New York yang didominasi uang, dan memenangkan pertarungan, karena dia dari awal membawa gagasan,” kata Fahri Hamzah.

Artinya, dalam negara demokrasi, dominasi uang dalam pemilu, bisa dikalahkan oleh idealisme yang dibiayai oleh banyak orang, karena mereka tertarik dengan gagasan yang dibawa Zohran Mamdani.

Sebagai negara demokrasi, Fahri berharap hal itu, juga terjadi di Indonesia di masa mendatang, dalam hajatan pemilu 5 tahunan.

“Dalam setiap pemilu, kita ingin kontestasi pemimpin itu, adalah kontestasi gagasan, bukan kontestasi uang. Sekarang justru uang yang mendominasi daripada gagasan dalam setiap kampanye,” ujar Fahri.

Sehingga tidak mengherankan apabila kualitas wakil rakyat yang terpilih dalam Pemilu Legislatif lalu, didominasi oleh anggota dewan yang suka flexing, joget-joget dan lain-lain.

“Karena dua metode pembiayaan pemilu kemarin, memfasilitasi orang kaya dan artis-artis yang mengandalkan kepopuleran saja. Tapi tidak mempunyai pengetahuan untuk memimpin negara,” katanya.

Wakil Ketua DPR Periode 2019-2024 ini tidak pernah melihat mereka berbicara mengenai negara, atau menulis artikel tentang konsep kehidupan masyarakat dan sebagainya.

“Sehingga ketika jadi pemimpin dan setelah jadi pemimpin pun tidak berbuat apa-apa, karena basis kemenangan mereka adalah banyaknya uang dan kata populer,” katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora berharap fenomena terpilihnya Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda Indonesia untuk terus konsisten dalam memperjuangkan gagasannya.

“Saya berharap anak-muda sekarang tidak hanya baca buku, tetapi mulai berlatih di depan kaca, membuat video, membuat narasi kebangsaan, memikirkan daerahnya dan negara,” katanya.

Mereka, lanjut Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI ini, bisa memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Twitter (X), Instagram, TikTok dan lain-lain untuk menjelaskan masalah kebangsaan kepada masyarakat.

“Ini juga berlaku bagi kader Partai Gelora. Tidak masalah survei kita 0 persen, tetapi ketika kita mulai bicara keadaan masyarakat, mewakili perasaan masyarakat. Maka apabila dilakukan secara konsisten, rakyat akan mengikuti kita,” ujarnya.

Partai Gelora, menurut Fahri, telah membekali kader dan fungsionarisnya dengan ilmu pengetahuan dalam rangka meningkatkan kualitas keilmuan mereka.

Yakni melalui Kajian Pengembangan Wawasan dengan tiga materi, yakni Wawasan Keislaman, Wawasan Geopolitik dan Wawasan  Kebangsaan.

Khusus mengenai materi Wawasan Kebangsaan yang dibawakannya, Fahri berharap kader dan fungsionaris Partai Gelora dapat memahami wawasan Kebangsaan sebagai cita-cita kolektif bangsa.

Sehingga ada akhirnya dapat memahami peta dunia dan mendorong langkah kongkret kebangkitan Indonesia menjadi negara superpower baru dunia.

“Sebagai perawi masa depan, Partai Gelora juga konsisten dengan gagasan besar, memperjuangkan kebangkitan Indonesia menjadi superpower baru dunia,” pungkas Fahri.

Post Views: 19

Tags: fahri hamzahPartai Gelora
SendShare341Tweet213Send
Sebelumnya

Korupsi di PT Inalum: Kejati Sumut Didesak Tetapkan Tersangka

Selanjutnya

Komitmen Kepolisian Disoal, Barak Judi dan Narkoba di Sibolangit Bebas Beroperasi

Terkait Berita

Partai Gelora Simalungun Kembali Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Sumut, Dilepas Langsung oleh Ketua H. Karnali Saragih, M.Pd

09 Des 2025
1k

Fahri Hamzah Sampaikan Dukacita Mendalam Atas Jatuhnya Korban Jiwa dalam Musibah di Sumatera

06 Des 2025
1k

Partai Gelora Tuntut Perusahaan Besar Bayar Biaya Pemulihan Ekologis Dampak Banjir-Longsor di Sumatera

03 Des 2025
1k

Dinamika Politik Global Semakin Kompleks dari Waktu ke Waktu

01 Des 2025
1k

DPW Partai Gelora Banten Gelar Ekspedisi Kawah Ratu Gunung Bunder

01 Des 2025
1k

Kader Gelora Diminta Bantu Korban Banjir dan Longsor di Sumatera, Blue Helmet Siap Diterjunkan

29 Nov 2025
1k

Popular

  • Kegagalan Patra Niaga: BBM Macet, Direksi Pertamina Harus Mundur!

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Distribusi BBM Lumpuh Diterjang Banjir Sumatera: Pengamat Tuntut Evaluasi Total Pertamina

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Resmi Diberhentikan Sementara

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • MT Binaan KUA Medan Perjuangan Adakan Rapat Program Tahunan

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Kejaksaan Agung Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 Mengusung Tema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat”

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Kawan Cerita Sukses Gelar Aksi Kemanusiaan di Warkop Agam

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Peringatan Hakordia, Kejari Tanjungpinang Adakan Berbagai Kegiatan 

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Hakordia 2025 Kejati Sumsel Rilis Capaian Kinerja Bidang Pidsus, Selamatkan Uang Negara 588 M

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Ungkap Sejumlah Pelanggaran, Satgas Terpadu Perkuat Pengawasan Bandara dan Pelabuhan Khusus IMIP dan IWIP

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • INDEKS
  • Redaksi

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In