KALAMSU Tolak Calon Gubenur Titipan Istana di Pilgub Sumut 2024

Politik82 Dilihat

MEDAN – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Aliansi Lembaga Sumatera Utara (KALAMSU) menggelar aksi tolak Calon Gubernur Titipan Istana di Lapangan Merdeka Medan. Kegiatan tersebut di gelar bersamaan dengan kegiatan mingguan Car Free Day (CFD), (Minggu, 14/7/2024).

Masyarakat Kota Medan menyambut baik dengan tema ‘Aksi Sumut Bergerak’ tersebut. Itu terlihat dari antusias masyarakat yang dengan suka rela terlibat dalam aksi tersebut. Gerakan keprihatinan ini digelar atas realitas politik yang sudah jauh dari nilai demokrasi.

BACA JUGA :  DPRD Medan Minta Pemko Keluarkan Perwal Zonasi Pedagang Kaki Lima

“Aksi ini sebagai bentuk protes atas pelemahan semangat dan nilai demokrasi di negeri ini, tergerus oleh kekuasaan yang rakus, tamak dan jauh dari nilai demokrasi. Bobroknya institusi hukum, mengakibatkan demokrasi lumpuh, sakit dan mandul,” ujar Sandy Alva Sony, Ketua Umum Kalamsu.

Untuk itu, lanjut tokoh muda Sumatera Utara ini, jangan biarkan proses demokrasi yang akan berlangsung di Sumatera Utara tercederai oleh ketamakan dan kerasukan atas nama kekuasaan, dan kehadiran Partai Politik saat ini harusnya menjadi solusi untuk menjaga kedaulatan demokrasi bukan hadir sebagai beban demokrasi.

BACA JUGA :  Hasyim Apresiasi Raihan WTP Pemko Medan

“Partai Politik sebagai instrumen pendidikan demokrasi bagi rakyat, seharusnya memiliki idealisme dan komitmen atas tegaknya demokrasi sebagaimana di amanahkan para pejuang reformasi, namun faktanya, Partai Politik saat ini tidak lebih seperti kerbau yang di cucuk hidungnya, tanpa bisa menentukan sikap dan idealisme sebagai pilar demokrasi dan representasi rakyat, jika faktanya seperti ini, kiamat bagi bangsa dan republik ini semakin mendekati kehancuran, karena hilangnya idealisme dan spirit demokrasi,” ujar aktivis kritis ini tegas.

BACA JUGA :  PKS Dukung Bobby di Pilgub Sumut, Pengamat Politik: Itu Pilihan yang Tepat

Dan dijelaskan Sandy, jika kondisi politik menjelang Pilkada serentak di Sumatera Utara masih mencerminkan bau nepotisme dan koncoisme yang kental, maka elemen mahasiswa dan pemuda Sumatera Utara, siap mendatangi Kantor dan sekretariat Partai Politik yang ada di Sumatera Utara memberikan kerenda atas matinya demokrasi.(mh/bj)