LEVERKUSEN- Arsenal harus bekerja keras untuk menjaga peluang lolos ke perempat final Liga Champions setelah bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar di BayArena, Rabu (11/3/2026) malam waktu setempat.
Tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui gol Robert Andrich pada menit ke-46. Namun, Arsenal berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Kai Havertz pada menit ke-89.
Gol tersebut menyelamatkan Arsenal dari kekalahan sekaligus memberi keuntungan psikologis bagi tim asuhan Mikel Arteta menjelang leg kedua yang akan digelar di Emirates Stadium pekan depan.
Sepanjang pertandingan, Arsenal tampil kurang meyakinkan. Peluang terbaik sempat diperoleh Gabriel Martinelli pada awal laga, namun tembakannya hanya membentur mistar gawang. Secara keseluruhan, tim tamu hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran.
Sebaliknya, Leverkusen beberapa kali memberikan ancaman serius ke lini pertahanan Arsenal, menunjukkan bahwa tim asal London itu bisa saja pulang dengan kekalahan jika tidak bermain disiplin.
Arteta mengakui timnya harus tampil lebih baik pada leg kedua.
“Ini menjadi pengingat betapa sulitnya menang melawan tim mana pun, apalagi saat bermain di kandang lawan. Sekarang kami harus menyelesaikannya di London. Tingkat eksekusi harus lebih baik dan kami yakin bisa tampil lebih baik di leg kedua,” ujar Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu juga memuji ketenangan Havertz saat mengeksekusi penalti penting di hadapan mantan klubnya. Havertz sendiri pernah memperkuat Leverkusen sebelum pindah ke Chelsea FC pada 2020 dan kemudian bergabung dengan Arsenal pada 2023.
“Sepak bola selalu punya cerita menarik. Dia kembali ke sini dan mencetak gol penting, itu momen yang spesial,” kata Arteta.
Havertz mengaku pengalaman bermain di BayArena membantunya saat mengeksekusi penalti tersebut.
“Saya sangat mengenal stadion ini dan sudah banyak mengambil penalti dari titik itu. Waktu antara peluit dan tendangan terasa sangat lama, tetapi Anda harus fokus secara mental pada momen tersebut,” ujar Havertz.
Di sisi lain, pelatih Leverkusen Kasper Hjulmand mempertanyakan keputusan wasit Umut Meler yang memberikan penalti setelah Malik Tillman menjatuhkan Noni Madueke di kotak terlarang.
“Bagi saya itu bukan penalti. Kadang wasit seharusnya tidak meniup peluit sebelum memeriksa VAR. Itu bukan kesalahan yang jelas dan nyata, tetapi keputusan sudah diambil,” ujarnya.
Hasil imbang ini membuat Arsenal tetap difavoritkan untuk melaju ke perempat final Liga Champions musim ini. Namun Arteta menegaskan timnya harus menunjukkan performa yang lebih baik saat menjamu Leverkusen pada leg kedua di London. (isl)