Kadisdiksu Instruksikan 100 Siswa SMA/SMK Jadi Volunteer PON XXI

Sport100 Dilihat

MEDAN – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis menginstruksikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) dan Kepala SMA/SMK se Sumut agar mendaftar minimal 100 orang siswa untuk menjadi volunteer di PON XXI September 2024.

Hal itu dikatakan Kadisdiksu Abdul Haris Lubis pada rapat persiapan PON XXI dihadapan kepala sekolah se Sumut di Aula Amir Hamzah Disdiksu, Kamis (25/7/2024).

Hadir disitu, Kadis Tenaga Kerja Sumut Ismael Sinaga, Kabid Pembinaan SMA M Basir Hasibuan, Kabid Pembinaan SMK Suhendri, Kacabdis Wil I August Sinaga, Kacabdis Wilayah IV Salman S,Sos, Kepsek SMAN 1 Elfi Sahara, Kepsek SMAN 3 Mukhlis, Kepala SMAN 4 Rianto H Sinaga, Kepsek SMAN 7 Masri Lubis, Kepsek SMAN 11 Widiya Ningsih, Kepsek SMAN 13 Fauziah Hasibuan, Kepsek SMAN 14 Medan Eva Fitri, Kepsek SMAN 15 Gokman Sianturi dan lainnya.

BACA JUGA :  Trump Tak Peduli Iran Tampil di Piala Dunia 2026 di AS

Rapat tersebut juga dilakukan secara zoom meeting oleh Dinas Tenaga Kerja Sumut yang kali ini bertindak sebagai sub panitia persiapan PON.

“Batas pendaftaran sampai 1 Agustus 2024. Sanggup semua,” ujar Kadis seraya disambut semua kepala sekolah langsung menyatakan kesiapannya.

Salah seorang peserta langsung mengajukan dirinya untuk mempertanyakan beberapa masalah, terutama di bagian mana anak – anak itu akan ditempatkan sewaktu pelaksanaan kegiatan berlangsung.

BACA JUGA :  Gol Haaland ke Gawang Dortmund Menangkan City 2-1

Panitia sendiri juga sudah menyiapkan tiga warna untuk volunteer, yakni warna hijau, biru dan kuning. Dari warna tersebut akan diketahui tugasnya apa dan berada dalam posisi apa

Sedangkan Kadis Tenaga Kerja Ismael Sinaga selaku Co-Panitia mengatakan, jumlah volunteer sementara tercatat masih 21 ribu lebih hingga laporan, Kamis (25/7/2024).

Padahal panitia menargetkan 70.000 volunteer. Untuk itu Ismael meminta instansi pendidikan mampu menutupi kekosongan tersebut, terutama dari perguruan tinggi negeri dan swasta seperti USU dan UNIMED.

BACA JUGA :  PSMS Medan Bidik Promosi ke Super League Musim Depan

Untuk lebih menarik minat terutama di kalangan pelajar, Ismael berharap kepala sekolah mengadakan lomba dan mengaktifkan media sosial sekolah.

“Tapi terserah kepsek buatlah apa yang penting sederhana saja, semacam testimoni juga bisa,” kata Ismael.(bj)