Bunda Yin Terima Buku Sejarah Perjuangan Pematang Siantar, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Bangsa

Ragam, Sumut125 Dilihat

PEMATANG SIANTAR –  Di sela-sela kegiatan bakti sosial yang digelar di Vihara Avalokitesvara, Bunda Yin selaku Ketua Dewan Pembina Media Indonesia Raya menerima sebuah buku berjudul Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematang Siantar dalam Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945, karya Martha Megawati Siregar, Rabu (11/2/2026).

Buku tersebut merupakan hasil karya salah satu sahabat juang Media Indonesia Raya di Kota Pematang Siantar yang mengangkat kisah perjuangan masyarakat daerah dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Penyerahan buku berlangsung dalam suasana penuh haru dan khidmat.

BACA JUGA :  Sepenggal Kisah MTsN 2 Medan Merawat Kemanusiaan Lewat Kurikulum Berbasis Cinta

Bunda Yin menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas dedikasi penulis dalam merawat ingatan sejarah perjuangan para pahlawan daerah. Menurutnya, karya tersebut menjadi bukti nyata kepedulian terhadap nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa.

“Buku ini bukan sekadar kumpulan kisah masa lalu, tetapi menjadi pengingat akan darah, air mata, dan keberanian yang menjadi fondasi berdirinya bangsa ini,” ujar Bunda Yin dengan penuh haru.

BACA JUGA :  Proyek Jalan Medan-Berastagi Bikin Kemacetan Panjang, Nezar Djoeli: Harusnya Libatkan Polantas dan Dishub

Ia menambahkan, setiap lembar buku tersebut merupakan napas perjuangan yang tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga dan melestarikan warisan sejarah sebagai sumber inspirasi dan kekuatan dalam membangun bangsa.

Dengan suara yang bergetar oleh rasa hormat, Bunda Yin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanamkan semangat juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari, demi mewujudkan Indonesia yang lebih bermartabat dan berdaulat.

BACA JUGA :  Setubuhi Anak Kandung Selama 2 Tahun, Seorang Ayah di Karo Diringkus Polisi

Kegiatan bakti sosial yang dirangkai dengan penyerahan buku ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebangsaan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap sejarah perjuangan bangsa, khususnya di Kota Pematang Siantar. (r/isl)