Rumah Qur’an Al-Khansa Gelar Pra-Raker, Matangkan Strategi Pengembangan Pendidikan Formal

Sumut75 Dilihat

PANDAN – Rumah Qur’an Al-Khansa menggelar Pra-Rapat Kerja (Pra-Raker) pada Ahad (4/10/2026), sebagai langkah awal mematangkan tata kelola kelembagaan sekaligus menyiapkan strategi pengembangan pendidikan formal yang direncanakan mulai dibangun pada tahun mendatang.

Kegiatan tersebut menghadirkan Samsriani, S.Pd.I., dari Yayasan Ubudiyah Hasanah Badiri sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi bertajuk “Pelajaran, Tantangan, dan Strategi Membangun Sekolah yang Berkelanjutan.”

Pra-Raker menjadi momentum bagi pengurus dan tenaga pendidik Rumah Qur’an Al-Khansa untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, menyatukan visi, serta menyusun langkah strategis agar pengembangan lembaga dapat dilakukan secara terarah, profesional, dan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Samsriani menekankan bahwa membangun lembaga pendidikan tidak cukup hanya dengan menyiapkan sarana fisik. Diperlukan fondasi kelembagaan yang kuat, mulai dari visi dan misi pendidikan, karakteristik peserta didik, standar kelulusan, hingga sistem pembelajaran yang jelas.

BACA JUGA :  Bakti TNI untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Modular di Gunungsitoli Capai Tahap Pengecoran Abutmen

Ia juga mendorong penguatan program tahsin dan tahfidz sebagai bagian dari karakter pendidikan yang akan dikembangkan. Menurutnya, program tersebut perlu disusun secara sistematis agar memiliki target pembelajaran dan capaian yang terukur.

Selain aspek pembelajaran, legalitas, administrasi, dan perizinan operasional juga menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal. Kelengkapan tersebut dinilai menjadi fondasi agar lembaga pendidikan dapat berkembang secara sehat dan memiliki tata kelola yang profesional.

Dari sisi akademik, diperlukan kurikulum dan metode pembelajaran yang terarah. Evaluasi melalui rapat koordinasi secara berkala, termasuk rapat bulanan, juga penting dilakukan untuk mengukur capaian pembelajaran sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pengembangan materi pendamping, terutama dalam bidang akidah dan akhlak.

Aspek sumber daya manusia turut menjadi perhatian. Kesiapan tenaga pendidik, ketersediaan sarana dan prasarana yang nyaman, serta sistem pengelolaan keuangan harus dipersiapkan secara matang agar operasional lembaga dapat berjalan secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Mubes IKAMA Meriah,Diikuti Ratusan Alumni dan Diapresiasi Menteri

Dalam hal pendanaan, lembaga juga perlu memahami berbagai sumber pembiayaan yang memungkinkan, termasuk mekanisme pengelolaan anggaran dan peluang dukungan seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

Berbagai pengalaman dan strategi yang disampaikan narasumber menjadi bekal penting bagi Rumah Qur’an Al-Khansa dalam mempersiapkan rencana pengembangan lembaga pendidikan formal.

Rencana tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Rumah Qur’an Al-Khansa untuk memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan Islam. Karena itu, Pra-Raker diarahkan tidak hanya untuk menyusun program kerja jangka pendek, tetapi juga membangun peta jalan kelembagaan yang realistis dan terukur.

BACA JUGA :  Kantor Sekretariat DPD FUI AMANAR Deli Serdang Diresmikan, Santuni 50 Anak Yatim

Melalui kegiatan ini, pengurus dan tenaga pendidik diharapkan mampu merumuskan program kerja dengan mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia, legalitas, kurikulum, sarana dan prasarana, serta keberlanjutan pembiayaan.

Pra-Raker sekaligus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen bersama bahwa mendirikan lembaga pendidikan bukan sekadar membangun gedung dan membuka kegiatan belajar mengajar. Lebih dari itu, diperlukan sistem yang baik, pendidik yang berkualitas, tata kelola yang profesional, serta lingkungan belajar yang mampu membentuk generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Rumah Qur’an Al-Khansa terus berikhtiar bertumbuh bersama Al-Qur’an, memperkuat fondasi kelembagaan, serta mempersiapkan diri menjadi lembaga pendidikan Islam yang berkualitas dan berkelanjutan. (r/isl)