Sumut Punya Potensi Pertambangan Besar, Muhri Fauzi Hafiz Saran Gubsu Pisahkan Bidang ESDM Menjadi OPD Dinas

Sumut26 Dilihat

MEDAN – Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz meyakini kepemimpinan Sumatera Utara di bawah Bobby Nasution, dapat bekerja dengan baik dan selalu melihat potensi daerah berdasarkan hasil riset, kajian dan saran maupun kritik yang konstruktif.

“Kepemimpinan Gubsu dengan aura anak muda progresif, Bobby Nasution, kami yakini akan terbuka dengan saran dan kritik konstruktif, sebab, memimpin daerah yang besar dan potensi yang banyak, memang harus terbuka dan kuat. Sosok pak Bobby sudah pas dan sesuai dengan kebutuhan wilayah, Sumatera Utara,” ujar Muhri Fauzi Hafiz kepada wartawan di Medan, Senin (26/5/2025).

BACA JUGA :  Gerakan Pemuda Sumatera Utara Gelar Aksi di Polda Sumut, Desak Dugaan Korupsi PUTR Labusel Diusut Tuntas

Melihat potensi daerah Sumut di bidang pertambangan yang cukup besar, Muhri Fauzi Hafiz merasa prihatin jika potensi itu hanya ditangani khusus dengan bidang tertentu pada satu Dinas yang saat ini di Sumut dikenal dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Masa kepemimpinan Pak Bobby Nasution ini, kami berharap bidang Energi dan Sumber Daya Mineral bisa menjadi satu kedinasan khusus yang mandiri, sehingga memiliki kepala dinas dan bidang-bidang lainnya yang dibutuhkan untuk menjaga potensi pertambangan di Sumatera Utara semakin baik, terkelola dengan mantap dan menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat Sumatera Utara masa 2025-2030 ini,” ujar Muhri Fauzi Hafiz.

BACA JUGA :  Ketua PPIH dan Wabup Madina Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 5 Debarkasi Medan

Wakil Ketua DPW PSI Sumut ini juga meyakini, Bobby Nasution sudah mengetahui dan mengenal potensi pertambangan di Sumatera Utara yang seperti pepatah ada air yang tak mengalir, tidak ada tanah yang tak kering. Di mana semua potensi tersebut membutuhkan keberanian kepemimpinan yang baru untuk melakukan.

“Masih banyak waktunya, ini kan belum 100 hari kerja, dan kepala dinas pada dinas perindustrian dan perdagangan, ESDM, juga belum ada, boleh juga dalam situasi transisi ini dipisahkan saja dengan beberapa OPD lainnya, jadi mudah-mudahan segera diumumkan dengan usulan perda baru, pemisahan OPD dan bidang salah satunya untuk pertambangan, energi dan sumber daya mineral,” Muhri Fauzi Hafiz, mengakhiri. (bj)