Biduan Kisaran Ditemukan Tewas dalam Kontrakannya 

PERISTIWA53 Dilihat

ASAHAN – Warga Jalan Jeruk, Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan digemparkan oleh penemuan jenazah seorang biduan transgender di rumah kontrakannya. Korban diketahui bernama Putra Andi (30).

Korban ditemukan tidak bernyawa oleh rekannya pada Sabtu (30/11/2024) sore sekira pukul 15.30 WIB. Diduga ada tindak kriminal dalam peristiwa ini, setelah beberapa barang berharga milik korban dilaporkan hilang.

Salah seorang teman korban, Cici Panjaitan mengungkapkan awalnya ia sudah janjian dengan korban untuk bekerja manggung sebagai penyanyi di acara pesta hajatan. Namun korban yang tak kunjung datang dan ponselnya tak bisa dihubungi membuat saksi datang langsung menemui ke kos-kosannya.

BACA JUGA :  ICW Gelar Aksi Desak Bobby Nasution Diperiksa, Ini Tanggapan KPK

“Rumahnya enggak dikunci. Saya masuk, dia kondisinya tidur dibangunkan tapi enggak bergerak,” ujar Cici.

Menurutnya, korban terakhir kali terlihat oleh teman-temannya pada pagi dinihari sekitar pukul 01.00 WIB sepulang bekerja dan kembali ke kosan.

“Uang, HP, dan dompetnya pun enggak ada,” tambahnya.

Polres Asahan yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Supangat, yang turun ke lokasi bersama tim mengumpulkan beberapa barang bukti dan mengevakuasi jenazah korban.

BACA JUGA :  Banjir Bandang Terjang Parapat: Alat Berat Dikerahkan untuk Evakuasi

“Ada beberapa barang di sekitar korban kita amankan, namun tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” jelas IPDA Supangat.

Beberapa barang milik korban yang dilaporkan hilang, termasuk telepon genggam, kini dalam proses penelusuran oleh pihak kepolisian. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kisaran untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Polres Tanah Karo dan Basarnas Berhasil Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Sibayak

Polisi masih menunggu keputusan dari pihak keluarga korban terkait autopsi demi memastikan penyebab kematiannya.

“Masih menunggu pemeriksaan dan autopsi terhadap korban,” ucapnya.(dtk/bj)