Penghematan MBG Dipertimbangkan, Pemerintah Kaji Pengurangan Hari Operasional

Bisnis, Politik63 Dilihat

JAKARTA — Pemerintah membuka opsi efisiensi anggaran melalui penyesuaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu skenario yang tengah dikaji adalah pengurangan hari pelaksanaan dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan. Langkah ini diperkirakan mampu menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut potensi penghematan tersebut berasal dari inisiatif internal pelaksana program, bukan kebijakan pemangkasan langsung dari pemerintah pusat. Menurutnya, efisiensi juga dilakukan oleh masing-masing kementerian dan lembaga, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN).

BACA JUGA :  Zulhas Umumkan Kenaikan Harga MinyaKita Usai Idul Adha

“Jadi ada efisiensi juga di MBG. Pengurangannya cukup besar, hitungan awal sekitar Rp40 triliun, tapi bisa lebih,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantornya, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, salah satu sumber efisiensi berasal dari wacana pengurangan hari operasional. Program yang semula berjalan enam hari dalam sepekan berpotensi dikurangi menjadi lima hari, dengan hari Sabtu ditiadakan.

BACA JUGA :  Presiden Prabowo dan PM Takaichi Satukan Langkah: Indonesia dan Jepang Siap Jadi Pilar Stabilitas Dunia

“Sabtu diberhentikan. Biasanya enam hari, menjadi lima hari. Tapi saya belum tahu apakah sudah diumumkan atau belum,” katanya.

Meski demikian, Purbaya menegaskan skema tersebut masih sebatas usulan dan belum menjadi keputusan final. Rencana itu masih menunggu laporan kepada Presiden. Pemerintah juga memberikan ruang bagi pengelola program untuk melakukan efisiensi secara mandiri sesuai kebutuhan di lapangan. (kmp/isl)