Cuaca Ekstrem Hingga 45°C Warnai Musim Haji 2026, Jemaah Diminta Waspada

Nasional, News47 Dilihat

JAKARTA— Pemerintah mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk mewaspadai cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius selama musim haji 2026.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan suhu di Tanah Suci bisa melampaui angka tersebut.

“Kondisi cuaca termasuk salah satu bagian yang kita sampaikan kepada petugas, calon petugas haji kita. Perkiraan cuaca di sana pada saat musim haji sekitar 40 sampai 45, bahkan ada kemungkinan lebih dari itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Peduli Petani, PDI Perjuangan Bagikan Bibit Jagung dan Pupuk

Ia menegaskan paparan panas ekstrem berisiko memicu kelelahan fisik hingga dehidrasi massal pada jemaah. Pemerintah pun telah membekali petugas dengan kemampuan penanganan darurat.

“Sehingga kita sampaikan juga kepada calon petugas haji kita apa saja yang harus kita lakukan ketika mendapatkan jemaah kita yang dehidrasi,” tambahnya.

Selain dehidrasi, kondisi cuaca juga berpotensi menurunkan imunitas tubuh sehingga jemaah lebih rentan terhadap penularan penyakit. Untuk itu, pemerintah Saudi mewajibkan vaksinasi sebagai langkah pencegahan.

BACA JUGA :  Kejari Medan Gelar Penyuluhan Hukum di Kelurahan Sei Sikambing B, Stop Radikalisme dan Terorisme

“Pemerintah Saudi mewajibkan semua jemaah mendapatkan tiga vaksinasi. Vaksinasi meningitis, kemudian vaksinasi polio, dan vaksinasi Covid,” kata Irfan.

Di sisi lain, pemerintah bersama DPR RI mendorong penerapan skema tanazul sebagai solusi kepadatan di Mina. Skema ini memungkinkan jemaah beristirahat di hotel, bukan di tenda Mina.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menjelaskan konsep tersebut.

“Maksud tanazul ini, jemaah tidak menginap di Mina, tapi tidurnya di hotel. Kewajiban melontar sampai cukup waktunya di Mina baru kemudian ke hotel masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA :  Siap Jalankan Arahan Bobby Nasution, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan Guna Mencegah Varian Omicron Masuk Ke Medan

Usulan ini masih menunggu persetujuan dari otoritas di Arab Saudi. Pemerintah berharap skema tersebut dapat membuat pelaksanaan ibadah lebih nyaman dan aman bagi jemaah Indonesia.

Adapun jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026. Keberangkatan gelombang pertama menuju Madinah dimulai 22 April 2026, disusul gelombang kedua menuju Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026. (r/isl)