Langkat — Suasana penuh keceriaan di Kelas IV-B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat. Seluruh siswa menyambut Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan penuh rasa sukacita melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Kegiatan yang dipusatkan di ruang kelas mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” sebagai wujud komitmen nyata dalam menciptakan ruang pendidikan yang inklusif, ramah, dan penuh kasih sayang.
Peringatan HAN tahun ini diselenggarakan sebagai langkah strategis madrasah dalam memperkuat hak-hak dasar anak, khususnya hak untuk mendapatkan perlindungan, rasa aman, serta pendidikan bernuansa islami yang berkualitas. Langkah tersebut bertujuan agar para siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, ceria, dan penuh percaya diri dalam bersosialisasi di lingkungan masyarakat.
Dalam menerapkan konsep Madrasah Ramah Anak, MIN 9 Langkat terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bahagia bagi seluruh peserta didik. Salah satu bentuk kegiatan nyata yang dilaksanakan langsung di dalam ruang kelas adalah memberikan ruang berekspresi secara bebas dan aman melalui media seni dan diskusi interaktif. Melalui pendekatan humanis ini, para siswa diajak untuk mengekspresikan imajinasi, perasaan, serta harapan mereka tentang ruang sekolah yang nyaman dan masa depan yang cerah.
Kepala MIN 9 Langkat, Sopian, S. Pd. I., M. Sos., menegaskan bahwa madrasah harus menjadi benteng terdepan dalam menjaga keselamatan fisik maupun mental peserta didik. Beliau menyampaikan pesan mendalam terkait pentingnya menghadirkan ruang belajar yang kondusif bagi tumbuh kembang anak secara optimal.
“Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum bagi kita semua untuk menegaskan kembali komitmen mewujudkan Madrasah Ramah Anak. MIN 9 Langkat berkomitmen menyediakan lingkungan belajar yang bebas dari perundungan, kekerasan, serta tekanan yang merusak mental anak. Kita ingin memastikan seluruh siswa tumbuh bahagia, merasa dilindungi, dan terfasilitasi potensi terbaiknya sesuai dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama,” ujar Sopian, Kamis (23/7/2026).
Sejalan dengan arahan Kepala Madrasah, Wali Kelas IV-B MIN 9 Langkat, Fachrul Rozie, menyoroti pendekatan pembelajaran inklusif dan ramah anak yang terus diterapkan di dalam kelas. Menurutnya, menciptakan rasa aman di dalam kelas merupakan kunci utama dalam membangkitkan motivasi belajar serta kreativitas peserta didik secara alami.
“Di Kelas IV-B, kami selalu menerapkan prinsip pendampingan yang ramah dan mendengarkan setiap aspirasi anak. Peringatan HAN ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri secara bebas dan gembira. Ketika anak-anak merasa dicintai, dihargai, dan berada di lingkungan yang aman, motivasi belajar mereka akan meningkat pesat dengan sendirinya,” ungkap Fachrul Rozie di sela-sela pendampingan siswa.
Selain kegiatan seni dan kebersamaan, peringatan HAN di Kelas IV-B juga diwarnai dengan “Deklarasi Kelas Damai dan Ramah Anak”. Melalui ikrar bersama ini, para siswa diajak untuk saling menyayangi, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini secara nyata mengimplementasikan program prioritas Kementerian Agama (Asta Protas), khususnya pada pilar Pendidikan Moderasi Beragama dan Layanan Keagamaan Berdampak.
Dampak positif dari kegiatan ini terpancar jelas dari raut wajah ceria para siswa Kelas IV-B yang mengikuti kelas dari awal hingga akhir dengan penuh semangat. Rasa kebersamaan yang terjalin erat sepanjang hari semakin memperkuat hubungan emosional yang harmonis antara guru dan peserta didik di madrasah.
Melalui momentum Peringatan Hari Anak Nasional 2026 ini, MIN 9 Langkat berharap dapat terus konsisten menjadi lembaga pendidikan dasar islam yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Dengan sinergi yang kuat antara kepala madrasah, para guru, dan orang tua, MIN 9 Langkat optimis mampu melahirkan generasi Rabbani yang unggul secara akademis, tangguh secara karakter, serta siap membangun masa depan bangsa Indonesia yang cerah. (r/isl)
