Lapas Kelas I Medan Gelar Ujian Praktik Ibadah bagi Warga Binaan

Hukum, Sumut43 Dilihat

MEDAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan Ujian Praktik Ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Islam sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian. Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari, mulai 10 hingga 19 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Medan.

Ujian praktik ibadah ini menjadi salah satu bentuk evaluasi terhadap pembinaan keagamaan yang telah diberikan kepada para WBP. Selain mengukur pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan WBP dalam melaksanakan ibadah secara benar sesuai dengan tuntunan agama.

BACA JUGA :  Kasus Impor Gula, Kejagung Periksa 2 Saksi Lagi

Dalam pelaksanaannya, para WBP mengikuti sejumlah materi yang mencakup dasar-dasar keislaman dan praktik ibadah. Materi ujian meliputi penyebutan Rukun Islam dan Rukun Iman, praktik wudhu, adzan, salat fardu, mengaji, serta salat jenazah.

Para WBP diberikan kesempatan untuk menunjukkan pemahaman dan kemampuan mereka secara langsung. Dengan demikian, pembinaan keagamaan yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :  Menyoal Carut Marut Kepemimpinan di Disdik Sumut, Bobby Diminta untuk Evaluasi Kadisdiksu

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran spiritual WBP selama menjalani masa pembinaan di Lapas. Pemahaman agama yang baik diharapkan dapat menjadi landasan untuk melakukan perubahan diri, membentuk sikap dan perilaku yang lebih positif, serta mempersiapkan WBP agar mampu kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat.

Melalui pembinaan kepribadian yang berkelanjutan, Lapas Kelas I Medan berupaya mendorong para WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari proses perbaikan diri. (r/isl)