DPD Gerindra Sumut Respons Kasus Kekerasan Anak di Dairi, Alvino Purba Dirujuk ke Rumah Sakit di Medan

PERISTIWA, Politik, Sumut97 Dilihat

DAIRI — Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Dairi mendapat perhatian dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara.

Ketua DPD Gerindra Sumut Ade Jona Prasetyo menginstruksikan Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut Ronggur Raja Doli untuk hadir langsung ke Sidikalang, Kabupaten Dairi, guna menjenguk sekaligus memastikan kondisi Alvino Purba, anak yang sebelumnya viral setelah menjadi korban kekerasan.

Ronggur Raja Doli hadir menjalankan instruksi tersebut sebagai bentuk kepedulian Gerindra terhadap kondisi Alvino, sekaligus memastikan korban memperoleh penanganan dan perhatian yang layak.

Dari informasi yang dihimpun, Alvino berada dalam kondisi keluarga yang membutuhkan perhatian. Ayahnya saat ini menjalani hukuman terkait kasus narkotika, sementara keberadaan ibunya disebut tidak diketahui atau tidak terlihat dalam keseharian anak tersebut. Dalam kondisi itu, Alvino sebelumnya berada dalam pengasuhan bibinya.

BACA JUGA :  Gerindra Sumut Bagikan 1.000 Takjil dan Nasi Kotak Setiap Hari Selama Ramadan 1447 H

Kasus kekerasan yang dialami Alvino kemudian menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai dirinya beredar dan viral di media sosial.

Alvino Dirujuk ke Rumah Sakit di Medan

Perhatian terhadap kondisi Alvino turut mendorong upaya mendapatkan penanganan medis yang lebih baik. Alvino akhirnya dapat dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Medan.

Sebelumnya, proses rujukan sempat mengalami kendala teknis sehingga penanganan lanjutan belum dapat segera dilakukan. Namun, setelah berbagai upaya dilakukan, proses rujukan akhirnya dapat terlaksana.

Ronggur mengatakan kehadiran Gerindra dalam kasus tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan membutuhkan perlindungan.

“Kami datang atas instruksi Ketua DPD Gerindra Sumut Ade Jona Prasetyo untuk melihat langsung kondisi adik kita Alvino. Kami ingin memastikan dia mendapatkan perhatian dan penanganan yang sebaik-baiknya,” ujarnya, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, anak yang menjadi korban kekerasan tidak boleh menghadapi situasi tersebut sendirian. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar korban memperoleh perlindungan sekaligus kesempatan untuk memulihkan kondisi fisik dan psikologisnya.

BACA JUGA :  Menuju Medan 1, Nezar Djoeli Resmi Daftar ke Partai Gerindra

“Kami berharap semua pihak dapat memberikan perhatian. Anak-anak yang menjadi korban kekerasan membutuhkan dukungan pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap perlindungan anak,” katanya.

Masa Depan Alvino Jadi Perhatian

Kasus yang menimpa Alvino juga menjadi pengingat bahwa anak-anak yang berada dalam kondisi rentan membutuhkan lingkungan yang aman serta perlindungan dari segala bentuk kekerasan.

BACA JUGA :  Wakil Ketua Gerindra Sumut Said Siregar Optimistis Prabowo Bawa Indonesia Maju

DPD Gerindra Sumut berharap proses penanganan medis Alvino berjalan dengan baik sehingga kondisi fisik dan psikologisnya dapat segera pulih.

Tidak hanya penanganan medis, perhatian terhadap masa depan Alvino juga dinilai penting. Hak-haknya sebagai seorang anak harus tetap dipenuhi, termasuk hak memperoleh rasa aman, pendidikan, kasih sayang dan kehidupan yang layak.

DPD Gerindra Sumut menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam persoalan kemanusiaan yang menyangkut perlindungan anak dan kelompok rentan.

Kasus Alvino diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memperkuat kepedulian dan memastikan tidak ada lagi anak yang luput dari perlindungan ketika menghadapi kekerasan. (r/isl)