Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Ajak NU Bersinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan

Sumut76 Dilihat

MEDAN – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus merawat kerukunan dan persatuan di Sumatera Utara.

Ajakan tersebut disampaikan Sonny saat bersilaturahmi dengan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara, Dr. K.H. Marahalim Harahap, M.Hum., beserta jajaran pengurus di Kantor PWNU Sumut, Jalan Sei Batang Hari Nomor 92, Medan, Rabu (14/10/2026).

“Menjaga Sumatera Utara tidak bisa menjadi tanggung jawab satu institusi saja. Semua elemen masyarakat harus saling mendukung dan bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Sonny.

Menurut Kapolda, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut membangun komunikasi dan memperkuat hubungan dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, guna mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA :  Buron hingga Sulawesi Utara, Tiga Pelaku Pencurian Brankas Rp1,7 Miliar Diringkus Polres Pinrang

Sonny juga menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sebagai Kapolda Sumut sejak 1 Oktober 2026. Ia menilai amanah tersebut tidak terlepas dari kuasa Allah SWT serta dukungan berbagai pihak, termasuk ulama dan tokoh agama.

“Kedatangan kami merupakan bentuk kepedulian, kecintaan, dan keseriusan untuk membangun hubungan yang baik dengan Nahdlatul Ulama, khususnya dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, Sumatera Utara memiliki posisi strategis sebagai wilayah yang mencerminkan keberagaman Indonesia. Karena itu, kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi penting untuk menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan yang harmonis.

Dalam pertemuan tersebut, Sonny juga meminta dukungan, doa, dan nasihat dari para ulama agar jajaran Polda Sumut dapat menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Kepala LLDIKTI Wilayah I: Penghargaan SPMI Dorong Kampus Bangun Budaya Mutu

“Kami memohon dukungan dan doa dari para ulama dalam menjalankan tugas. Semoga amanah ini dapat kami laksanakan dengan baik dan menjadi ladang ibadah bagi seluruh personel Polri,” ujarnya.

Sonny turut menekankan pentingnya nilai-nilai pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, setiap profesi dapat bernilai ibadah apabila dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan niat yang baik.

Ia juga menyoroti kesamaan semangat antara tugas kepolisian dan peran ulama dalam mengajak masyarakat kepada kebaikan serta mencegah kemungkaran.

“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Kapolri, tugas polisi dan ulama memiliki semangat yang sama, yakni amar makruf nahi mungkar, meskipun dengan peran dan cara yang berbeda,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat perlu diselesaikan melalui komunikasi, kebersamaan, dan pendekatan yang mengutamakan kepentingan bersama.

BACA JUGA :  Proyek Jalan Medan-Berastagi Bikin Kemacetan Panjang, Nezar Djoeli: Harusnya Libatkan Polantas dan Dishub

Sebagai bentuk keterbukaan komunikasi dengan masyarakat, Kapolda Sumut juga menyampaikan nomor hotline 081161615527. Nomor tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun pengaduan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia berharap akses komunikasi tersebut dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan keamanan dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Sementara itu, Ketua PWNU Sumut Dr. K.H. Marahalim Harahap bersama jajaran pengurus menyambut baik silaturahmi tersebut sebagai langkah memperkuat komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dengan organisasi keagamaan.

Pertemuan ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan PWNU Sumut, sekaligus memperkuat kontribusi kedua pihak dalam menjaga kerukunan, merawat persatuan, dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Sumatera Utara. (r/isl)