Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi dengan Talenta Digital Muda Medan, Dorong Lahirnya Wirausaha Baru

Medan19 Dilihat

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka peluang kolaborasi dengan talenta digital muda untuk mendorong lahirnya wirausaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan perkotaan.

“Pemko Medan siap mendukung inovasi yang tidak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rico Waas saat menerima audiensi jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI bersama penyelenggara Garuda Spark Nextpreneur 2026 Sumatera Utara di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Kamis (29/10/2026).

Rombongan terdiri atas Abdul Latif Wahid Nasution, Founder dan CEO Kepul yang bekerja sama dengan Komdigi dalam program tersebut, serta Abdul Rachman dan Fadli dari Komdigi. Dalam pertemuan itu, Rico didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Hendra Ridho Gunawan Siregar.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Berangkatkan 6.060 Pemudik Gratis Pemko Medan

Audiensi tersebut membahas peluang sinergi untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan digital, khususnya dalam mendorong anak muda agar mampu mengembangkan ide kreatif menjadi usaha yang berkelanjutan.

Rico Waas menegaskan, digitalisasi tidak cukup hanya dengan menciptakan aplikasi. Penguasaan teknologi harus berjalan seiring dengan kemampuan membangun bisnis agar inovasi yang dihasilkan memiliki pengguna, mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dan memberikan nilai ekonomi bagi pengembangnya.

“Digitalisasi tidak bisa ditahan lagi. Tapi bagaimana kita tidak menjadi objek, melainkan menjadi subjek pembangunan tersebut. Kita yang mendorong dan membangun melalui digitalisasi,” tegasnya.

Ia mencontohkan Kepul, perusahaan rintisan asal Medan yang mengembangkan layanan digital di bidang pengelolaan sampah. Menurut Rico, inovasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan sehari-hari dapat menjadi peluang untuk menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memiliki potensi bisnis.

Rico juga mendorong talenta digital muda mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Kota Medan. Peluang tersebut mencakup pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, hingga penyediaan informasi lowongan kerja.

BACA JUGA :  Isu Godfather Proyek di Pemko Medan: Antara Tuduhan dan Tata Kelola yang Harus Dibenahi

Ia menilai, pemanfaatan teknologi untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kualifikasi pencari kerja secara aktual dapat membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap kesempatan kerja.

Selain itu, Pemko Medan membuka peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Dengan dukungan sistem digital, kontribusi perusahaan diharapkan dapat diarahkan secara lebih tepat sesuai kebutuhan pembangunan kota.

Pemko Medan juga siap memfasilitasi perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI) bagi talenta muda agar karya dan inovasi yang mereka hasilkan memiliki perlindungan hukum.

Sementara itu, Abdul Latif Wahid Nasution menjelaskan bahwa Garuda Spark Nextpreneur 2026 Sumatera Utara bertujuan mendorong anak-anak muda Medan mengembangkan usaha rintisan digital yang berpotensi berkembang dari tingkat lokal hingga nasional.

Program tersebut menjadi wadah bagi talenta digital untuk meningkatkan kemampuan, menguji gagasan bisnis, serta membangun fondasi bagi lahirnya wirausaha baru yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

BACA JUGA :  Rico Waas Harap Lembaga Jaya Karimun Jadi Mata dan Telinga yang Objektif

Dalam pemaparan program, panitia turut menyampaikan sejumlah peluang sinergi dengan Pemko Medan, termasuk pembinaan wirausaha muda dan pengembangan usaha yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital.

Sejumlah peserta juga mengembangkan gagasan inovatif terkait pengelolaan sampah, ekonomi sirkular, dan teknologi tepat guna yang dinilai berpotensi mendukung kebutuhan pembangunan Kota Medan.

Pemenang dan finalis Garuda Spark Nextpreneur 2026 Sumatera Utara juga berpeluang diarahkan mengikuti program pembinaan UMKM melalui perangkat daerah terkait. Langkah ini diharapkan dapat membantu para peserta mengembangkan gagasan menjadi usaha yang memiliki prospek pertumbuhan dan keberlanjutan.

Pada kesempatan tersebut, panitia mengundang Rico Waas untuk menghadiri Awardee Ceremony Garuda Spark Nextpreneur 2026 Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/10/2026), pukul 15.00–17.00 WIB, di Lippo Plaza Medan. (r/isl)