JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bergerak stagnan pada Jumat pagi, (24/4/2026). Logam mulia ini masih berada dalam fase konsolidasi, mencerminkan sikap wait and see para pelaku pasar.
Berdasarkan pembaruan dari platform Logam Mulia, harga emas Antam tercatat tetap di level Rp2.805.000 per gram, tidak berubah dari perdagangan sebelumnya. Sejalan dengan itu, harga buyback (jual kembali) juga bertahan di angka Rp2.610.000 per gram.
Kondisi ini menandakan pasar yang cenderung menahan diri di tengah minimnya sentimen baru, baik dari faktor global maupun domestik.
Meski terlihat datar, pelaku pasar menilai pergerakan ini bukan tanpa makna. Fase stagnasi justru sering menjadi periode krusial sebelum harga bergerak signifikan.
“Ketika harga emas cenderung stabil, biasanya pasar sedang mengantisipasi arah kebijakan global, terutama terkait suku bunga dan inflasi,” ujar seorang analis komoditas.
Ia menambahkan, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai (safe haven) yang diminati, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.
Berikut daftar harga emas Antam per 24 April 2026:
Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar emas global.
Dalam setiap transaksi emas batangan, berlaku ketentuan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017:
Pembelian:
Penjualan kembali (buyback) di atas Rp10 juta:
Pajak dipotong langsung dari nilai transaksi dan disertai bukti potong resmi.
Dengan harga yang belum bergerak, investor dihadapkan pada dua strategi: masuk saat harga stabil atau menunggu momentum berikutnya.
Bagi investor jangka panjang, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk akumulasi bertahap. Sementara itu, pelaku trading jangka pendek cenderung menanti kepastian arah dari dinamika global.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, emas tetap menjadi salah satu aset yang relevan untuk menjaga nilai kekayaan. (bc)