• INDEKS
  • Redaksi
BhinekaNews
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
BhinekaNews
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Home Bisnis

Ini Panduan Memulai Investasi di Awal 2022 

redaksi2
7 Januari 2022
/ Bisnis
652 41
WAShare on FacebookShare on Twitter

RADARNews, MEDAN – Awal 2022 menjadi momentum bagi para calon investor dan investor di pasar modal untuk mulai berinvetasi.

“Bagi investor baru, saatnya menyusun portofolio dan bagi investor yang telah menghitung hasil investasinya di tahun lalu, saatnya melakukan rebalancing atas portofolio yang dimiliki,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Pintor Nasution, Jumat (7/1/2022).

BeritaTerkait

Pemulihan UMKM Terdampak Bencana, Bank Sumut Siapkan Skema Berdasarkan Aturan OJK

Muhri Fauzi Hafiz Puji Gercep Tirtanadi Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Pasca Banjir

Camat Galang Ingatkan Pedagang Eceran Tidak Jual BBM dengan Harga Tinggi

Dijelakannya, portofolio investasi (investment portfolio) adalah kumpulan instrumen investasi yang dimiliki seorang investor atau sekumpulan investor.

Portofolio dibuat sebagai strategi memaksimalkan tingkat keuntungan dalam berinvestasi dan meminimalisasi risiko.

Dalam dunia investasi ada istilah “Jangan simpan telur-telurmu dalam satu keranjang” (Don’t put your eggs in one basket). Istilah ini dipopulerkan legenda investor pasar modal, Warren Buffet. Artinya, seorang investor harus memiliki sejumlah instrumen investasi atau melakukan diversifikasi atas dana investasi miliknya.

Portofolio juga diartikan sebagai kumpulan dari instrumen investasi yang dibentuk untuk memenuhi sasaran atau tujuan investasi.

Tujuan portofolio investasi bergantung pada target individu masing-masing investor.

Portofolio disebut juga kumpulan aset investasi, yang bisa terdiri atas instrumen-instrumen investasi di pasar modal, seperti saham, obligasi, juga bisa berupa alokasi dalam bentuk investasi di sektor properti, emas, atau penempatan dana pada deposito, produk-produk derivatif  atau instrumen lainnya.

“Pada setiap jenis investasi dibuat lagi portofolionya masing-masing,” sebutnya.

Artikel ini akan memfokuskan pada portofolio saham di pasar modal. Setiap investor bisa memiliki berbagai jenis portofolio investasi, tetapi bisa hanya satu atau dua portofolio investasi saja, Portofolio saham adalah kumpulan aset investasi berupa saham yang tercatat di BEI.

Dalam menyusun portofolio investasi, seorang investor sebaiknya melakukan diversifikasi. Atau memiliki lebih dari satu saham. Semakin beragam saham perusahaan di dalam portofolio, semakin rendah risiko investasi.

Berapa jumlah ideal saham yang ada dalam portofolio investasi? Tidak ada ukuran yang pasti, tetapi indikatornya, semakin banyak dan terdiversifikasi, maka semakin baik. Ada indeks saham yang menghitung pergerakan saham-saham dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar yang besar, dan didukung fundamental yang baik seperti indeks LQ45, Investor 33, IDX-30, dll, ada pula indeks saham yang berisi 20 saham pemberi dividen terbesar (IDX High Dividen 20).

Komposisi saham yang masuk dalam perhitungan indeks-indeks saham ini bisa dijadikan rujukan untuk memilih saham yang akan diinvestasikan.

Namun, bisa saja investor mengisi portofolio investasi kurang dari 20 saham, sesuai dana investasi yang disiapkan. Karena semakin banyak saham yang dibeli tentunya semakin besar modal yang harus disiapkan seorang investor.

“Yang jelas, tujuan penyusunan portofolio dilakukan dengan menghitung potensi return dan jangka waktu yang disiapkan investor dalam merealisasikan tujuannya,” bebernya.

Jika investor hanya menaruh dana investasinya di satu saham misalnya, maka potensi risiko terhadap dana investasi tersebut akan tinggi. Karena jika satu saham yang dimilikinya tersebut mengalami penurunan harga maka semua dana yang dimilikinya akan berkurang.

Namun, jika dana tersebut dibelikan sejumlah saham atau dibentuk portofolio, bisa jadi tidak semua saham dalam portofolio miliknya mengalami penurunan harga.

Pembentukan portofolio diawali dengan mengidentifikasi saham-saham mana yang akan dipilih dan berapa proporsi dana yang akan ditanamkan pada masing-masing saham tersebut.

Sehingga  akan terbentuk suatu portofolio yang optimum, yaitu portofolio yang dipilih investor dari sekian banyak saham yang tercatat di BEI.

Per 5 Januari 2022, ada sebanyak 767 saham tercatat di BEI. Pilih juga saham-saham dari sektor usaha yang berbeda-beda, sehingga jika ada salah satu sektor yang tengah tidak baik kondisinya, misalnya akibat situasi ekonomi atau faktor lain, tidak semua dana investasi milik investor ikut anjlok.

Tentunya portofolio yang dipilih investor adalah portofolio yang sesuai dengan preferensi investor masing-masing dengan return maupun terhadap risiko yang dapat ditanggungnya.

Ketahui lebih dahulu profil risiko masing-masing investor dan jangka waktu investasi. Jika tidak memahami, minta bantuan konsultan finansial atau dealer yang ada di perusahaan sekuritas tempat investor membuka rekening saham.  (swisma)

 

Post Views: 2

Tags: Headline
SendShare338Tweet211Send
Sebelumnya

Wartawan Waspada Meninggal Dunia, Ketua Pewarta Melayat

Selanjutnya

Tandatangani MoU, Edy Rahmayadi Siap Bantu UISU

Terkait Berita

Pemulihan UMKM Terdampak Bencana, Bank Sumut Siapkan Skema Berdasarkan Aturan OJK

05 Des 2025
998

Muhri Fauzi Hafiz Puji Gercep Tirtanadi Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Pasca Banjir

05 Des 2025
1k

Camat Galang Ingatkan Pedagang Eceran Tidak Jual BBM dengan Harga Tinggi

01 Des 2025
1k

Keberhasilan Gubernur Bobby Nasution Tekan Inflasi: Mampu Atur Ritme

09 Nov 2025
1k

Inflasi Sumut Capai 4,97 Persen di Oktober 2025, Cabai Merah  jadi Pemicu

04 Nov 2025
998

Luaskan Manfaat, BPRS Amanah Bangsa Buka Kantor Cabang di Stabat

03 Nov 2025
1.1k

Popular

  • Kegagalan Patra Niaga: BBM Macet, Direksi Pertamina Harus Mundur!

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Distribusi BBM Lumpuh Diterjang Banjir Sumatera: Pengamat Tuntut Evaluasi Total Pertamina

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Resmi Diberhentikan Sementara

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • MT Binaan KUA Medan Perjuangan Adakan Rapat Program Tahunan

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Kejaksaan Agung Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 Mengusung Tema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat”

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Kawan Cerita Sukses Gelar Aksi Kemanusiaan di Warkop Agam

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Hakordia 2025 Kejati Sumsel Rilis Capaian Kinerja Bidang Pidsus, Selamatkan Uang Negara 588 M

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Peringatan Hakordia, Kejari Tanjungpinang Adakan Berbagai Kegiatan 

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Ungkap Sejumlah Pelanggaran, Satgas Terpadu Perkuat Pengawasan Bandara dan Pelabuhan Khusus IMIP dan IWIP

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • INDEKS
  • Redaksi

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In