Dosen dan Mahasiswa FK USU Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Neurologis di SMP IT Al Furqon

Edukasi, Sumut99 Dilihat

MEDAN – Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kegawatdaruratan Neurologis (Cedera Kepala dan Pingsan) di SMP IT Al Furqon Hamparan Perak, Selasa (5/5/2026)

Kegiatan ini menyasar para guru serta anggota Palang Merah Remaja (PMR) dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menangani kondisi darurat medis di lingkungan sekolah.

Hadir sebagai narasumber utama sejumlah dokter spesialis, yakni Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked(Neurosurg), Sp.BS (spesialis bedah saraf), dr. O.K. Ilham Abdullah Irsyam, Sp.OT (spesialis ortopedi), serta Dr. dr. Muhammad Arfiza Putra Saragih, Sp.T.H.T.K.L (spesialis THT-KL).

BACA JUGA :  Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polda Sumut dalam Menekan Kriminalitas

Dalam pemaparannya, dr. Steven Tandean menekankan pentingnya penanganan cepat pada fase awal atau golden hour dalam kasus cedera kepala guna mencegah kerusakan saraf yang lebih berat. Peserta juga dibekali teknik dasar seperti stabilisasi leher dan posisi aman bagi korban tidak sadar.

Pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung. Mahasiswa Program Profesi Dokter FK USU, yakni Hafiz Fauzi, Yovita Belva Lokman, Reza Arya Pradana, dan Raisya Keumala Putri, turut mendampingi peserta dalam simulasi pembidaian sederhana serta penilaian tingkat kesadaran awal.

BACA JUGA :  JAMPIDUM Edukasi Implementasi KUHP Baru dan Restorative Justice kepada BEM FH Unpad dalam Legal Visit di Kejagung

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMP IT Al Furqon Hamparan Perak, Dewi Ramadhani, S.E.Sy., Gr, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi guru dan siswa.

“Pengetahuan pertolongan pertama ini sangat penting agar guru dan siswa, khususnya anggota PMR, tidak panik dan mampu memberikan penanganan awal yang tepat sebelum tenaga medis tiba,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kompatir : Berharap Tirtanadi Dipimpin Dirut yang Visioner dan Kolaboratif

Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota PMR dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan awal kegawatdaruratan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta penyerahan bantuan alat tulis sederhana serta helm SNI untuk mendukung kegiatan di sekolah. (r/isl)