JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 60 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat beroperasi hingga akhir Desember 2026.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi melalui daring di Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (12/1/2026).
Prabowo menegaskan bahwa itu merupakan bagian dari mempercepat kebangkitan ekonomi nasional di berbagai sektor.
“Kita yakin bulan Maret-April akan berfungsi dan beroperasi 25 ribu koperasi. Berarti, akhir Desember saya harap akan mencapai minimal 60 ribu Koperasi Merah Putih. Artinya, ekonomi kita akan bangkit di semua bidang,” kata Prabowo, dikutip Antaranews.
Dalam melaksanakan program tersebut, Prabowo menyebut Pemerintah menghadapi berbagai tantangan. Akan tetapi, seluruh jajaran terus bekerja keras mengatasinya.
MBG Targetkan 82 Juta
Selain membahas koperasi Merah Putih, Presiden juga menyebut capaian program Makan Bergizi Gratis yang hingga kini telah menjangkau sekitar 58 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta orang tua lanjut usia.
“MBG hari ini, kalau tidak salah, sudah mencapai 58 juta penerima manfaat, anak-anak, ibu hamil dan lansia menerima makan setiap hari, tiap hari di sekolah,” kata Prabowo.
Total porsi makanan yang telah tersalurkan saat ini ini telah mencapai 3 miliar porsi.
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditargetkan mencapai 82 juta orang hingga akhir 2026.
“58 juta dalam satu tahun, negara mana yang bisa berbuat itu, dan total sudah kita beri makan itu kalau tidak salah 3 miliar porsi sudah kita cetak. Ini prestasi dan insyaallah paling lambat akhir tahun ini kita akan sampai sasaran kita 82 juta lebih penerimaa manfaat,” imbuhnya.
MBG menjadi salah satu program intervensi pangan dan gizi terbesar yang pernah dijalankan Indonesia.
Presiden Prabowo optimistis target pemerintah untuk menjangkau lebih dari 82 juta penerima manfaat akan tercapai paling lambat pada akhir tahun. Ia yakin dengan capaian 58 juta penerima manfaat sejak awal tahun, program tersebut akan terus meluas secara bertahap hingga Desember.
Presiden menekankan bahwa MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi nasional.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah dan pihak terkait yang telah bekerja keras menyukseskan Program MBG serta mendukung program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda besar pembangunan manusia Indonesia. (ant/isl)