Jakarta- Rudi Darmoko merupakan salah satu perwira tinggi Polri yang belakangan menjadi sorotan publik setelah namanya masuk dalam bursa calon Kapolri. Saat ini, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 tersebut menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1084/V/KEP/2025.
Menanggapi isu pencalonannya sebagai Kapolri, Irjen Rudi memilih bersikap tenang. Ia menegaskan fokus menjalankan tugas yang diberikan pimpinan dan menyerahkan seluruh keputusan terkait jabatan kepada kewenangan pimpinan Polri.
Lahir di Jakarta pada 7 Desember 1971, Rudi Darmoko berasal dari keluarga berlatar belakang militer. Ayahnya, Letkol Inf (Purn) Jumadi, merupakan purnawirawan TNI yang pernah menjadi pelatih Presiden Prabowo Subianto saat masih berdinas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Rudi merupakan lulusan terbaik Akpol 1993 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa, penghargaan tertinggi bagi lulusan terbaik akademi TNI dan Polri. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2002, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri pada 2008, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2016.
Sepanjang kariernya, ia menerima sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain Adhi Makayasa (1993), Bintang Bhayangkara Pratama (2023), dan Medal of Merit dari Pemerintah Timor Leste pada 2025. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya kepada institusi Polri.
Dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan komunikatif, Rudi Darmoko dinilai memiliki gaya kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan personal sehingga mendapat penghormatan dari rekan maupun anggotanya.
Sebelum dipercaya memimpin Polda NTT, ia menjabat sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri sejak November 2024, menggantikan Chryshnanda Dwilaksana.
Dengan rekam jejak panjang di bidang sumber daya manusia, pendidikan kepolisian, serta pengalaman memimpin di tingkat kewilayahan, nama Irjen Pol Rudi Darmoko kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam bursa calon Kapolri. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai pengisian jabatan tersebut. (bc/isl)