Hukum

Terima Satu Ekor Sapi Kurban, Ketua Forwaka Apresiasi Jaksa Agung

JAKARTA – Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), Baren A. Siagian, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ST Burhanuddin selaku Jaksa Agung Republik Indonesia atas penyerahan seekor sapi kurban kepada Forwaka menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis di halaman Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).

Menurut Baren, pemberian sapi kurban untuk awak media tersebut mencerminkan sisi humanis dan empatik Jaksa Agung terhadap insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Kejaksaan Agung dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Pemberian ini merupakan bagian dari tradisi tahunan Kejaksaan Agung dalam mempererat hubungan dengan media yang menjadi mitra strategis institusi. Insya Allah daging kurban ini akan kami distribusikan kepada anggota Forwaka dan rekan-rekan wartawan lainnya yang membutuhkan,” ujar Baren.

Dalam kegiatan tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin langsung penyerahan simbolis hewan kurban kepada panitia pelaksana dan sejumlah perwakilan penerima, termasuk satu ekor sapi untuk Ketua Forwaka, Baren A. Siagian.

Tahun ini, Kejaksaan Agung menyumbangkan total 57 hewan kurban berupa 57 ekor sapi yang akan disembelih pada Kamis dan Jumat di wilayah Tangerang.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menegaskan bahwa ibadah kurban memiliki dua dimensi penting, yakni dimensi vertikal sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT serta dimensi horizontal sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama.

“Ibadah kurban mengandung dua dimensi penting, vertikal sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT, dan horizontal sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama,” ujar Jaksa Agung.

Ia juga menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk pengorbanan harta sebagai wujud ketaatan, rasa syukur, serta implementasi nilai keimanan dan kemanusiaan.

“Dengan membagikan daging kurban kepada yang membutuhkan, kita diajak untuk menumbuhkan solidaritas dan memperkuat keadilan sosial di masyarakat,” jelasnya.

Jaksa Agung pun mengajak seluruh insan Adhyaksa menjadikan momentum Iduladha sebagai pengingat pentingnya keikhlasan, semangat berkorban, serta keteguhan hati dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (bc)