Penembakan Guncang Jamuan Elite di Washington, Donald Trump Tegaskan Tak Surut Hadapi Iran

Internasional45 Dilihat

WASHINGTON — Insiden penembakan yang mengguncang acara makan malam jurnalis di Washington pada Sabtu (25/4/2026) malam memicu kepanikan, namun tidak mengubah sikap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap konflik dengan Iran.

Beberapa jam setelah kejadian, Trump menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan menghalangi langkahnya dalam menghadapi perang.
“Ini tidak akan menghalangi saya untuk memenangkan perang di Iran. Saya tidak tahu apakah itu ada hubungannya dengan itu, saya benar-benar tidak berpikir begitu,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

BACA JUGA :  Demo Pro-Palestina di AS, Bendera Israel-Patung Netanyahu Dibakar

Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31), warga Torrance, California. Identitas tersebut dikonfirmasi oleh dua pejabat penegak hukum kepada Associated Press.

Trump menduga pelaku merupakan “lone wolf” atau bertindak sendiri tanpa keterlibatan jaringan tertentu. Dugaan ini sejalan dengan temuan awal aparat yang belum menemukan indikasi adanya pihak lain yang terlibat.

Saat ditanya apakah dirinya menjadi target utama, Trump menjawab singkat, “Saya rasa,” sembari menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif pasti.

BACA JUGA :  Israel Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran

Spekulasi sempat muncul bahwa serangan tersebut berkaitan dengan konflik AS-Israel melawan Iran. Namun Trump meragukan hal itu.
“Jangan berpikir begitu,” katanya. Meski demikian, ia tidak sepenuhnya menutup kemungkinan tersebut. “Kamu tidak pernah tahu,” tambahnya.

Peristiwa terjadi di Washington Hilton saat ratusan jurnalis dan pejabat menghadiri jamuan tahunan White House Correspondents’ Dinner. Pelaku dilaporkan membawa sejumlah senjata, termasuk senapan, pistol, dan pisau.

Ia sempat melepaskan tembakan sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh agen United States Secret Service. Seorang petugas keamanan tertembak, namun selamat berkat rompi antipeluru.

BACA JUGA :  Prof Dr Asep N Mulyana SH MHum: Pendekatan Restorative Justice, Hemat Keuangan Negara Rp. 91,9 Milyar

Trump memuji respons cepat aparat yang dinilainya berhasil mencegah situasi menjadi lebih buruk. Ia juga menegaskan bahwa pelaku tidak sempat mendekati area ballroom tempat dirinya berada.

Dalam insiden tersebut, Trump dipastikan tidak mengalami luka, dan seluruh pejabat tinggi berhasil dievakuasi dengan aman. Pihak berwenang menyatakan situasi telah terkendali, meski investigasi terkait motif dan latar belakang pelaku masih terus berlangsung. (r/isl)