TNI Ungkap Lagi Dua Prajurit TNI Gugur Saat Kawal Konvoi UNIFIL di Lebanon

Internasional62 Dilihat

JAKARTA — Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengungkap identitas dua prajurit yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon selatan. Keduanya merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa dua prajurit tersebut adalah Kapten (Inf.) Zulmi Aditya Iskandar dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan.

BACA JUGA :  Pesawat Polisi Iran Jatuh, 3 Personel Tewas

“Kedua prajurit gugur saat menjalankan tugas mengawal konvoi logistik UNIFIL di Lebanon selatan,” ujar Aulia dalam keterangan di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Insiden tragis itu terjadi ketika kendaraan yang mereka tumpangi mengalami ledakan di tengah perjalanan. Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui.

Selain dua korban gugur, dua prajurit lainnya turut mengalami luka-luka, yakni Lettu (Inf.) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto.

BACA JUGA :  Presiden Guinea Dinobatkan sebagai Pemimpin Nol Prestasi Seumur Hidup

“TNI masih menunggu hasil investigasi dari pihak UNIFIL terkait sumber ledakan tersebut,” tambah Aulia.

Peristiwa ini menambah daftar korban dari prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon menjadi tiga orang dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur akibat serangan terhadap pangkalan UNIFIL pada Minggu (29/3/2026).

Dalam serangan tersebut, tiga prajurit lainnya juga mengalami luka-luka, yakni Praka Rico Pramudia yang mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.

BACA JUGA :  Jaksa Agung ST Burhanuddin Bersama Chef de Mission Indonesia Reda Manthovani Cek Kesiapan Atlet Menuju Ajang Paralimpiade Paris 2024

Kejadian ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian dunia di wilayah konflik. (km/isl)