Internasional

Utusan Perdamaian AS Desak Israel Hentikan Serangan di Gaza

WASHINGTON – Utusan khusus Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk Gaza, Nickolay Mladenov, bersama penasihat senior Aryeh Lightstone, mendesak Israel menghentikan serangan militernya di Jalur Gaza dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem. Permintaan tersebut disampaikan guna menjaga komitmen yang telah disepakati dalam kerangka perdamaian dan gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah laporan Kementerian Kesehatan Gaza yang menyebutkan sedikitnya 18 warga Palestina tewas dan 35 lainnya terluka akibat serangan Israel dalam 24 jam terakhir, meskipun kesepakatan gencatan senjata masih berlaku.

Dewan Perdamaian mengonfirmasi pertemuan itu dan menyebut pembahasan berlangsung konstruktif serta mendalam. Menurut lembaga tersebut, kedua pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan akhir proses perdamaian, termasuk upaya pelucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata di Gaza dan pembangunan kembali wilayah tersebut.

Melalui akun media sosial X, Mladenov menggambarkan proses yang sedang berjalan sebagai pekerjaan yang tidak mudah. Ia menegaskan bahwa tahap saat ini merupakan proses teknis yang membutuhkan kesabaran, koordinasi, dan komitmen dari seluruh pihak.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata penuh Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari rencana perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat bersama Mesir, Qatar, dan Turki.

Namun, pemerintah Israel menegaskan pasukannya tidak akan ditarik sepenuhnya dari wilayah yang dikenal sebagai Garis Kuning (Yellow Line) sebelum Hamas benar-benar dilucuti dan Gaza dinyatakan bebas dari persenjataan.

Kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober 2025 memang berhasil menurunkan intensitas konflik, tetapi pelanggaran masih terus terjadi. Data otoritas kesehatan Gaza menunjukkan lebih dari 1.250 orang tewas sejak gencatan senjata diberlakukan, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Para mediator internasional kini berupaya memastikan seluruh pihak mematuhi tahapan perdamaian yang telah disepakati agar proses rekonstruksi dan transisi pemerintahan sipil di Gaza dapat berjalan tanpa hambatan. (ant/isl)