Medan

Muslimat NU Siap Bersinergi dan Kolaborasi dengan Advokat Negarawan Indonesia

Medan — Kunjungan kerja Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Advokat Negarawan Indonesia ke Kantor PC Muslimat NU mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus dan anggota Muslimat NU Kota Medan. Pertemuan berlangsung di Kantor PC Muslimat NU, Jalan Palang Merah No. 60 Medan, Senin (11/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, hadir sejumlah pengurus DPP AdNI, di antaranya Ketua Umum Eka Putra Zakran, Sekretaris Jenderal Muhardi, Wakil Ketua Umum Yusuf Hanafi Pasaribu, serta Wakil Sekretaris Jenderal Risky Haikal. Rombongan diterima langsung oleh Ketua PC Muslimat NU Kota Medan Hj. Tapi Rumondang Nasution bersama Sekretaris Mazidannur dan puluhan pengurus lainnya.

Ketua Umum DPP AdNI, Eka Putra Zakran, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dan kolaborasi antar lembaga, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat, pelatihan, dan penyuluhan hukum.

Ia juga memaparkan visi dan misi AdNI, yakni memperkuat eksistensi advokat, melakukan pembelaan hukum kepada masyarakat, mendorong penegakan hukum yang berkeadilan, serta mendukung pembangunan hukum nasional.

Selain itu, Eka mengungkapkan bahwa pada Juni mendatang DPP AdNI akan menggelar kegiatan bakti sosial di Kabupaten Karo. Kemudian pada Juli 2026, AdNI juga berencana melaksanakan Studium Generale dan pengukuhan pengurus DPP AdNI periode 2025–2030 dengan mengangkat tema kepemimpinan nasional dan perlindungan hukum.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kota Medan, Hj. Tapi Rumondang Nasution, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap kerja sama antara Muslimat NU dan AdNI dapat terus terjalin.

Menurutnya, keberadaan AdNI diharapkan mampu membantu masyarakat, khususnya kaum perempuan dan keluarga yang menghadapi persoalan hukum, baik terkait rumah tangga, warisan, maupun persoalan sosial lainnya.

“Kami berharap ke depan bisa terus bersinergi. Bisa saja ada ibu-ibu atau keluarganya yang menghadapi persoalan hukum namun belum berani mengungkapkannya. Mudah-mudahan kehadiran AdNI dapat menjadi tempat membantu masyarakat mencari keadilan,” ujar Rumondang. (r/isl)