Safari Jumat di Medan Amplas, Rico Waas Respons Langsung Keluhan Warga: Lampu Jalan Mati Harus Hidup Malam Ini

Medan5 Dilihat
MEDAN- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memanfaatkan kegiatan Safari Jumat di Masjid Al-Mukhlisin, Jalan Lukah, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (30/10/2026), untuk berdialog langsung dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Rico membuka ruang bagi warga menyampaikan aspirasi, masukan, hingga keluhan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Tidak sekadar mendengarkan, Rico Waas juga langsung meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menindaklanjuti persoalan yang disampaikan warga. Salah satunya menyangkut lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati di sejumlah titik Jalan Lukah 1 dan Lukah 2.

Kehadiran Rico Waas didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Menurut Rico, Safari Jumat tidak boleh hanya menjadi agenda rutin pemerintah yang sebatas mengunjungi masjid, menyerahkan bantuan, kemudian meninggalkan lokasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat dan mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.

“Kehadiran Pemko Medan ini harusnya difungsikan untuk melihat apa saja kebutuhan masyarakat,” ujar Rico Waas.

BACA JUGA :  SPBU di Jalan Sudirman Medan Disoal, Pemko dan DPRD Gelar RDP

Ia menjelaskan, Safari Jumat merupakan salah satu ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui komunikasi langsung, pemerintah dapat mengetahui berbagai persoalan di lapangan tanpa harus selalu menunggu laporan melalui jalur birokrasi.

Karena itu, Rico secara khusus mempersilakan jemaah Masjid Al-Mukhlisin menyampaikan aspirasi maupun keluhan mereka. Ia juga memastikan perangkat daerah terkait hadir agar persoalan yang disampaikan dapat langsung didengar oleh pihak yang memiliki kewenangan.

“Menurut saya, ada baiknya berinteraksi dengan masyarakat Kecamatan Medan Amplas. Kira-kira mungkin ada aspirasi yang ingin disampaikan. Selain besok bersama warga juga, apa saja yang ingin Bapak Ibu sampaikan, silakan,” ajak Rico.

Salah satu warga, Windi Hermawan, kemudian menyampaikan keluhan mengenai sejumlah lampu penerangan jalan umum yang tidak berfungsi di kawasan Jalan Lukah 1 dan Lukah 2. Bahkan, dalam satu ruas jalan terdapat lebih dari lima titik lampu yang mati.

“Lampu jalan kita banyak yang mati, Pak Wali. Apalagi ada di persimpangan jalan masuk ke Jalan Lukah, lampunya mati yang dikhawatirkan membahayakan pengendara,” ungkapnya.

Merespons keluhan tersebut, Rico Waas langsung meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan mengecek dan memperbaiki lampu jalan yang mengalami kerusakan.

BACA JUGA :  Di hadapan Peserta APEKSI, Bobby Nasution Tunjukkan Hasil Pembangunan Kota Medan di Eranya

“Saya minta Kadishub cek lampu tersebut. Malam ini harus hidup,” tegas Rico.

Respons langsung tersebut, menurut Rico, merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Pemerintah tidak cukup hanya menjalankan program, tetapi juga harus memastikan kebutuhan warga mendapatkan perhatian dan penyelesaian.

Selain berdialog, dalam Safari Jumat tersebut Pemko Medan juga menyalurkan bantuan pembangunan Masjid Al-Mukhlisin sebesar Rp50 juta melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Rico Waas kepada Ketua BKM Masjid Al-Mukhlisin, Sopiyan Pohan.

Rico berharap bantuan tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan dan renovasi masjid yang telah dimulai sejak 2022. Menurutnya, masjid bukan hanya menjadi tempat umat Islam melaksanakan ibadah, tetapi juga ruang berkumpul, mempererat persaudaraan, serta menimba ilmu agama.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar pembangunan Masjid Al-Mukhlisin segera selesai sehingga semakin nyaman digunakan oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua BKM Masjid Al-Mukhlisin, Sopiyan Pohan, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Medan bersama jajaran Pemko Medan. Ia juga mengapresiasi bantuan yang diberikan untuk mendukung kemakmuran masjid.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Dorong Kecamatan Berinovasi dalam Penanganan Kebersihan, Abank Sambel atasi Sampah di Medan

“Saya merasa bangga atas kehadiran Bapak Wali Kota. Terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk kemakmuran masjid. Saat ini Masjid Al-Mukhlisin masih dalam tahap renovasi dan kami juga akan membangun kamar mandi dan tempat wudu,” jelas Sopiyan.

Selain bantuan dana Rp50 juta dari Dinas Perkimcikataru, Pemko Medan juga menyalurkan sejumlah bantuan lainnya.

Dinas Koperasi UKM memberikan satu set mesin servis AC, sedangkan Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan 70 polybag bibit cabai.

Selanjutnya, Dinas Pemuda dan Olahraga memberikan satu set peralatan tenis meja. Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan menyalurkan satu unit rak buku, satu set buku, serta barcode untuk mengakses layanan e-book.

Melalui Safari Jumat tersebut, Rico Waas berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka. Dengan mendengar langsung aspirasi warga, Pemko Medan diharapkan dapat mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan sesuai kebutuhan masyarakat. (r/isl)