Banyak yang Penasaran Kemana Dana Danantara, Ini Jawaban Bosnya

Nasional117 Dilihat

JAKARTA – Sejak Danantara berdiri, pertanyaan publik soal transparansi pengelolaan dana terus bermunculan. Salah satu yang paling banyak disorot adalah belum dirilisnya laporan keuangan resmi lembaga tersebut ke masyarakat.

Menjawab hal itu, CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan bahwa keterlambatan publikasi laporan keuangan bukan karena ada upaya menutupi informasi, melainkan karena proses konsolidasi data yang sangat besar.

Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan, laporan keuangan Danantara tidak bisa disamakan dengan perusahaan biasa. Pasalnya, Danantara harus menggabungkan data keuangan dari lebih dari seribu perusahaan BUMN dengan karakter dan status hukum yang berbeda.

BACA JUGA :  Kapolri Optimalkan Kortastipidkor Berantas Korupsi

Ia menjelaskan, berdasarkan aturan perseroan terbatas, perusahaan terbuka atau Tbk memiliki kewajiban menyampaikan laporan keuangan dengan batas waktu tertentu, sementara perusahaan tertutup memiliki tenggat yang berbeda. Karena struktur Danantara mencakup banyak entitas, proses penyusunan laporan membutuhkan waktu lebih panjang.

Meski belum diumumkan ke publik, Rosan memastikan seluruh data keuangan Danantara telah diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) untuk proses audit.

BACA JUGA :  3 Tersangka Perkara Suap Kasus Ronald Tannur Masuk Tahap II

Laporan resmi Danantara ditargetkan keluar setelah seluruh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BUMN selesai pada akhir Juni.

Rosan juga menegaskan bahwa Danantara tidak pernah menutup akses informasi kepada calon investor. Dalam berbagai kegiatan penjajakan investasi dan penawaran global bond, pihaknya menyampaikan data keuangan secara terbuka, bahkan sebelum proses audit selesai.

BACA JUGA :  Satgas Yonif 323 Buaya Putih Berhasil Tangkap Anggota OPM Terduga Pelaku Kriminal

Menurutnya, investor justru memberikan respons positif karena dapat melihat dan menganalisis langsung kondisi keuangan Danantara dari data yang tersedia.

Dengan demikian, belum terbitnya laporan keuangan Danantara disebut lebih berkaitan dengan proses administratif dan konsolidasi yang kompleks, bukan karena adanya penyembunyian informasi. Publik kini menunggu laporan resmi yang dijanjikan akan terbit setelah seluruh proses selesai. (bc)