Respon Kadis Pendidikan Abdul Haris Lubis Disebut Dalangi Demo Tolak Pj Gubsu: Itu Fitnah!

News158 Dilihat

MEDAN – Kepala Dinas Pendidikan Sumut Abdul Haris Lubis menyayangkan munculnya tudingan yang menyebut dirinya sebagai aktor di balik munculnya aksi unjuk rasa menolak kedatangan Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni, Selasa (25/6/2024).

Menurutnya tudingan itu sangat tidak mendasar. Sebab, dirinya tidak memiliki kepentingan apapun berkaitan dengan rotasi Pj Gubernur.

“Ini lebih mengarah kepada fitnah dan tuduhan tersebut tidak memiliki dasar,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/6/2024).

BACA JUGA :  Presiden Jerman Temui Prabowo, Indonesia Jadi Magnet Baru Investasi dan Industri Masa Depan Eropa

Abdul Haris menjelaskan, sebagai seorang birokrat dirinya akan tetap loyal kepada siapa pun yang menjadi pimpinan mereka di pemerintahan.

“Sebagai bawahan kita tetap loyal kalau sebelumnya Pj nya Pak Hassanudin dan kemudian sekarang berganti dengan Pak Agus Fatoni, ya kita tetap memiliki loyalitas karena pergantian Pj Gubernur bukan kewenangan kita. Siapapun pemimpinnya kita harus memiliki loyalitas,” tegasnya.

Pada sisi lain kata Abdul Haris dirinya tidak kenal dengan kelompok mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. Sehingga ia merasa upaya mengaitkan namanya dengan aksi tersebut sarat dengan kepentingan.

BACA JUGA :  Inflasi Cenderung Landai, Kadin: Gubernur Bobby Berhasil Kendalikan Rantai Pasok

“Ini nggak baik bagi saya, bahkan bagi siapapun termasuk siapa yang memfitnah itu. Saya, ya tetap bekerja saja sesuai tugas yang diamanahkan kepada saya,” pungkasnya.

Diketahui aksi unjuk rasa menolak Agus Fatoni sebagai Pj Gubernur Sumut digelar oleh kelompok mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (25/6/2025).

BACA JUGA :  Penutupan Rakernis Kejaksaan RI Tahun 2024, Jaksa Agung Dorong Serapan Anggaran yang Optimal dan Capaian Kinerja yang Strategis

Pengunjuk rasa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Sumut Bersatu itu dalam orasinya menyayangkan kebijakan pemerintah pusat menunjuk Agus Fatoni menggantikan Hassanudin sebagai Pj Gubernur Sumut.

Menurut mereka Agus Fatoni selama menjabat sebagai Pj Gubernur Sumsel diduga sarat dengan masalah. Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri itu dituding hanya menumpuk harta kekayaan. (Bj)