PSMS Medan Resmi Bubarkan Tim, Fokus Evaluasi untuk Musim Depan

Sport45 Dilihat

 

Medan – Manajemen PSMS Medan resmi membubarkan skuad musim 2025/2026 usai kembali dari Aceh. Pembubaran dilakukan di Wisma Atlet Dispora Sumut, Senin (4/5/2026), sebagai penanda berakhirnya perjalanan tim musim ini sekaligus awal persiapan menuju kompetisi berikutnya.

Acara perpisahan digelar sederhana melalui makan bersama yang diikuti jajaran pelatih, pemain, dan ofisial. Presiden klub, Fendi Jonathan, menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh tim.

“Setiap ada pertemuan, pasti ada pula perpisahan,” ujarnya.

Refleksi Kegagalan ke Super League

Fendi menegaskan bahwa seluruh elemen tim melakukan evaluasi menyeluruh atas hasil yang diraih musim ini. Target lolos ke Super League belum berhasil dicapai, sehingga introspeksi menjadi langkah awal sebelum melakukan pembenahan.

BACA JUGA :  Dukung Perkembangan Olahraga, Kadispora Sumut Apresiasi LPON

“Saya sudah bilang ke tim, sebelum kita menunjuk orang lain, kita tunjuk diri kita sendiri dulu. Artinya kita refleksikan diri kita, kekurangan kita apa, salah kita di mana. Manajemen dan pemain harus sama-sama evaluasi,” ucapnya.

Evaluasi untuk Capai Target

Manajemen berkomitmen melakukan perbaikan, baik dari sisi pemain maupun tim kepelatihan, guna meningkatkan performa di musim mendatang.

BACA JUGA :  Memasyarakatkan Olahraga, Dispora Medan Siap Jalin Sinergitas dengan KORMI

“Musim ini kita sudah berjuang bersama, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Ke depan, manajemen akan evaluasi pemain dan pelatih supaya target kita ke Liga 1 bisa tercapai,” kata Fendi.

Persiapan Musim Depan

Usai pembubaran, para pemain dipersilakan kembali ke kampung halaman masing-masing untuk beristirahat. Manajemen akan segera menyusun rencana lanjutan dan memanggil kembali tim untuk persiapan musim baru.

“Mereka bisa pulang dulu, kumpul bersama keluarga. Nanti akan kami informasikan kapan berkumpul lagi untuk persiapan musim depan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tambah 2 Medali Emas, Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara di Sumut

Diketahui, PSMS mengakhiri musim di posisi ketujuh klasemen Grup 1 dengan raihan 37 poin. Sepanjang musim, tim juga sempat melakukan pergantian pelatih dari Kas Hartadi ke Eko Purdjianto pada pertengahan putaran kedua, serta melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain. Namun, langkah tersebut belum cukup untuk membawa tim kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (r/isl)