Gerak Cepat Bobby Nasution, Nelayan hingga Masjid Al Uswah Dapat Bantuan

Sumut19 Dilihat

NIAS BARAT – Sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat Kabupaten Nias Barat kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat kegiatan Sapa Daerah di RPJ Beach, Kecamatan Sirombu, Sabtu (19/7/2026). Mulai dari bantuan rehabilitasi Masjid Al Uswah, kebutuhan alat tangkap nelayan, pengembangan wisata Pulau Asu dan Pulau Inako hingga pembangunan fasilitas pelabuhan menjadi perhatian warga.

Tokoh agama Nias Barat, Akhmad Rafi Zebua, meminta Pemprov Sumut membantu rehabilitasi Masjid Al Uswah yang berada di Kecamatan Sirombu. Menurutnya, masjid tersebut memiliki nilai sejarah sebagai salah satu jejak perkembangan Islam di Nias Barat.

Ia menyebut bantuan untuk masjid tersebut sempat masuk dalam rencana anggaran Pemprov Sumut, namun batal direalisasikan karena adanya pengalihan anggaran untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

BACA JUGA :  Optimalkan Kelancaran Lalu Lintas saat Nataru, Kombes Firman Darmansyah: Utamakan Keselamatan Pemudik

Selain itu, ia juga mewakili nelayan setempat juga meminta bantuan alat tangkap sebanyak 400 set dengan berbagai ukuran, termasuk jaring tenggiri untuk meningkatkan hasil tangkapan mereka.

Masyarakat juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pariwisata di Pulau Asu dan Pulau Inako yang dinilai memiliki potensi besar. Kedua pulau tersebut selama ini dikenal memiliki keindahan alam dan kekayaan sumber daya laut yang menjadi daya tarik wisatawan.

Persoalan lain yang disampaikan adalah kebutuhan pembangunan fasilitas pelabuhan dan penambahan layanan transportasi laut untuk melayani masyarakat di wilayah kepulauan, termasuk Pulau Inako.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bobby mengatakan Pemprov Sumut akan memprioritaskan program yang bisa segera direalisasikan sesuai kemampuan anggaran daerah.

Untuk kebutuhan alat tangkap nelayan, Bobby mengaku akan mendata terlebih dahulu kebutuhan yang diajukan masyarakat. Meski pengadaan kapal motor belum masuk dalam APBD tahun ini, bantuan alat tangkap masih berpeluang diberikan.

BACA JUGA :  Pipa Bawah Laut Dilubangi, Berton-ton Avtur Kualanamu Disedot Diam-diam sejak 2022

“Kalau untuk kapal motor memang tahun ini belum ada pengadaannya. Nanti kami diskusikan lagi dengan OPD terkait. Tetapi untuk alat tangkap akan kita lihat. Kalau tidak bisa dari APBD, nanti saya bantu secara pribadi setelah Agustus tahun ini,” kata Bobby.

Terkait usulan rehabilitasi Masjid Al Uswah, Bobby meminta pengurus memperbaiki proposal yang diajukan. Ia menilai bantuan senilai Rp100 juta tidak cukup untuk memperbaiki bangunan tersebut.

“Kalau Rp100 juta tidak bisa. Yang bisa Rp250 juta. Perbaiki proposalnya dan ajukan kembali,” ujarnya.

Bobby juga menyinggung pembangunan pemecah ombak yang sangat dibutuhkan nelayan di wilayah Nias Barat. Menurutnya, pemecah ombak tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementrian Perhububgan. Pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat unruk menangani masalah ini.

BACA JUGA :  Viral di Medsos, Wamenag Apresiasi Penghulu Medan Perjuangan, Serahkan Bantuan Laptop

Sementara terkait pengembangan wisata Pulau Asu dan Pulau Inako, Bobby mengatakan kawasan tersebut tetap memiliki peluang untuk dikembangkan meski saat ini belum menjadi prioritas utama dalam rencana pengembangan kawasan wisata Kepulauan Nias.

Menurutnya, hasil pembahasan bersama kepala daerah se-Kepulauan Nias menempatkan Nias Barat sebagai kawasan produksi. Namun hal itu bukan berarti potensi wisatanya diabaikan.
“Nias Barat tetap akan berkembang. Pengembangan kawasan wisata akan dilakukan bertahap setelah kawasan prioritas lainnya berjalan,” kata Bobby.

Dalam kegiatan tersebut, Bobby juga menegaskan komitmen Pemprov Sumut untuk terus mendengar dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat Sumatera Utara.(bj)