Sergai Banjir ODGJ, Polisi dan TNI Turun Tangan

Sumut44 Dilihat

SERGAI – Kepolisian Sektor (Polsek) Firdaus bersama Dinas Sosial dan Koramil-12/SR Sei Rampah segera menindaklanjuti maraknya orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di kawasan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut).

Sinergi antara Polri, TNI, dan Dinas Sosial ini dilakukan untuk memastikan penanganan optimal terhadap para ODGJ di wilayah tersebut.

Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujendral melalui Kanit Intel Ipda Sahban Hadibuan menyatakan, kehadiran aparat keamanan dan pemerintah daerah di lokasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penanganan terhadap ODGJ.

BACA JUGA :  Hari Pertama Ops Patuh Toba 2024 Polda Sumut Catat 1.593 Pelanggaran

“Implementasi kepedulian kita perlu adanya kesadaran bersama antarlembaga lintas sektoral serta masyarakat guna kepedulian penanganan yang optimal bagi pasien ODGJ,” kata Sahban pada Minggu (25/8/2024).

Kepala Dinas Sosial Serdang Bedagai, Arianto, mengungkapkan bahwa tindakan ini merupakan respons terhadap laporan masyarakat tentang meningkatnya jumlah ODGJ di daerah tersebut.

Menurutnya, peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah, hingga pihak swasta sangat diperlukan untuk membantu proses rehabilitasi dan penyembuhan para pasien.

BACA JUGA :  Komisi 3 DPR RI Diminta Panggil Kapoldasu Terkait Tidak Keluarnya Izin Keramaian Pelantikan DPD I PKN MJA Sumut Masa Bakti 2025 - 2030

“Kami segera turun ke lokasi bersama Ipda Brimen, Danramil, Polsek Firdaus, dan Satuan Pol PP. Kami menemukan seorang pria dewasa ODGJ di Jalur Lintas Sumatera, lalu membersihkannya, memberikannya pakaian layak, dan membawanya ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Arianto.

Direktur Rumah Sakit Sultan Sulaiman, dr Aldi Saragih, melalui dr Lidya Vera, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pasien ODGJ tersebut.

BACA JUGA :  Gubernur Sumut Bobby Nasution Usung Konsep Baru Safari Ramadan

“Pasien ODGJ telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan dari dokter kami,” ungkap dr Lidya.(ant/klt)