Rencanakan Musda Juni 2026, PERTI Sumut Siapkan Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Abdul Somad

Sumut239 Dilihat

Deli Serdang — Pengurus Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Sumatera Utara menggelar rapat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) pada Ahad (17/5/2026) di Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Agenda utama rapat membahas pelaksanaan Musda PERTI Sumut yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026 mendatang.

Rapat dipimpin langsung Ketua PD PERTI Sumut, Buya Dr. H. Burhanuddin, M. Pd. Dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa masa kepengurusan PERTI Sumut periode saat ini akan berakhir pada tahun 2026 sehingga perlu dipersiapkan pelaksanaan Musda secara matang dan terorganisir.

BACA JUGA :  Pimpinan PT BNI Kantor Wilayah Medan Kunjungi Kejati Sumatera Utara

Sementara itu, Sekretaris Umum PERTI Sumut, Buya Dr. HM. Arfan Daulay, S.Ag, MA menyampaikan bahwa selain agenda Musda, pihaknya juga merencanakan kegiatan Tabligh Akbar dengan menghadirkan Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS sebagai salah satu pembina PERTI Pusat.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antarorganisasi Islam di Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Berhasil Perjuangkan Kenaikan Dana Pemulihan Pascabencana Sumut dari Pusat Hingga Rp23 Triliun

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua PERTI Sumut, Ina Martina, menjelaskan bahwa kegiatan Tabligh Akbar nantinya akan menggandeng sedikitnya 15 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam besar, seperti Muhammadiyah, Al Jam’iyatul Washliyah, Nahdlatul Ulama, Persatuan Islam, serta Matla’ul Anwar dan organisasi Islam lainnya.

Selain tabligh akbar, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM binaan berbagai ormas Islam serta sejumlah perlombaan bernuansa islami.

BACA JUGA :  Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama, Staf Ahli Wamenag Dialog Bersama Kanwil dan FKUB Sumut

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan nyata ukhuwah Islamiyah di Sumatera Utara. Targetnya, kegiatan Tabligh Akbar ini dapat dihadiri sedikitnya 10 ribu peserta,” ujar Ina Martina. (r/isl)