Trauma Berat, Ken Admiral Tutup Wajah dan Telinga Saat Video Penganiayaan Diputar Kembali

News60 Dilihat

Medan, – Saksi korban Ken Admiral merasa trauma berat hingga menutup telingannya saat pemutaran barang bukti video penganiayaan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (20/7/2023).

Persidangan perkara penganiayaan terdakwa Aditiya Hasibuan kembali digelar di PN Medan dalam agenda keterangan saksi-saksi.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina memutar barang bukti video penganiayaan yang dilakulan Aditiya Hasibuan kepada saksi korban Ken Admiral.

BACA JUGA :  Bumi Perkemahan Sibolangit Disusupi Narkoba dan Judi, PW KAMMI Sumut Minta Diambil Alih Kwarda Pramuka Sumut

Video tersebut, tampak diputar dimonitor persidangan dihadapan Majelis hakim, Penasihat Hukum (PH), terdakwa, JPU, saksi dan para pengunjung sidang.

Saat diputarnya vidio rekaman tersebut, terlihat awalnya Ken Admiral menundukan kepalanya.

Kemudian, Ken pun langsung menutup kedua telingannya dengan kedua jari jempolnya dan menutup wajahnya dengan menggunakan kedua tangannya.

Menurut pengakuannya dihadapan Majelis hakim, ia tidak ingin mendengar suara yang keluar dari dalam video tersebut karena merasa trauma akibat kejadian yang menimpa dirinya tersebut.

BACA JUGA :  Kapolda Kunjungi Polres Bengkulu Utara, Fokus pada Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024

Terlihat dalam rekaman vidio tersebut, Aditiya Hasibuan melakukan penganiayaan terhadap saksi korban Ken Admiral yang berada didalam mobil maupun berada di kediaman terdakwa.

Usai memutar rekaman video, Majelis hakim yang diketuai Nelson Panjaitan menanyakan kepada terdakwa Aditiya tentang kebenaran vidio tersebut.

“Terdakwa, kejadian dalam rekaman layar tadi benar?,” tanya hakim.

BACA JUGA :  Cabul Diruang ICU, Polrestabes Medan Tahan A Dalam Jeruji Besi

“Benar yang mulia,” jawab terdakwa Aditiya Hasibuan sembari menganggukkan kepalanya.

Tak hanya itu, JPU juga menunjukan barang bukti lainnya berupa senjata laras panjang dan hanphone milik terdakwa bersama teman terdakwa.(Red)