Rico Waas Berduka atas Wafatnya Ibrahim bin Nurdin, Sosok Penggerak Mitigasi Bencana Medan

Hukum71 Dilihat

Medan– Ucapan duka cita mendalam disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atas wafatnya Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Medan almarhum Ibrahim bin Nurdin. Semasa hidup, orang nomor satu di Pemko Medan ini mengenal dan mengenang almarhum sebagai pribadi yang baik.

“Atas nama pribadi dan Pemko Medan, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian beliau,” kata Rico Waas saat melayat ke rumah duka, Kamis (25/6/2026).

BACA JUGA :  Polsek Medan Area Tembak Pelaku Curi Rokok Senilai 9 Juta Rupiah

Menurut Rico Waas, almarhum merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam mendukung berbagai upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana di Kota Medan. Selama ini, almarhum dikenal aktif memberikan kontribusi dan pemikiran dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di tengah masyarakat.

Rico Waas juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT serta segala khilafnya diampuni. Selain itu, ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut.

BACA JUGA :  Pertahankan Lahan dari Aktivitas Tambang, Nenek 70 Tahun Dianiaya Brutal di Lahan Sendiri

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta memberikan ketabahan dan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan. Terima kasih atas segala pengabdian yang telah diberikan untuk Kota Medan,” ungkapnya.

Kepergian Ibrahim bin Nurdin meninggalkan duka yang mendalam, terlebih karena sehari sebelumnya almarhum baru saja dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua FPRB Kota Medan oleh Rico Waas di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan.

BACA JUGA :  Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan bersama Warga dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas

Amanah yang baru diterimanya tersebut menjadi bagian dari pengabdian terakhir almarhum untuk mendukung upaya pengurangan risiko bencana dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat di Kota Medan. (r/isl)