AMM Tanjung Sari Gelar Pengajian Gabungan, Eka Putra Zakran Paparkan Enam Prinsip Kepemimpinan Rasulullah

Medan101 Dilihat

MEDAN – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Cabang Tanjung Sari menggelar pengajian gabungan dengan tema “Akhlak dan Prinsip-Prinsip Kepemimpinan Rasulullah” di Masjid Taqwa Cabang Muhammadiyah Tanjung Sari, Ahad (1/11/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 80 peserta tersebut menjadi ajang penguatan pemahaman keislaman sekaligus mempererat silaturahmi antarkader organisasi otonom Muhammadiyah di lingkungan Tanjung Sari.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanjung Sari, Taufik Pasaribu beserta jajaran. Turut hadir Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Tanjung Sari, Andi Saputra, M.Kom.I, Sekretaris Safril Syah S., Bendahara Yoga Firmansyah Putra, ST., serta perwakilan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan kader AMM lainnya.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, Ustaz Eka Putra Zakran, SH., MH., hadir sebagai narasumber utama. Dalam ceramahnya, ia mengajak para kader menjadikan akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam membangun kepemimpinan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, organisasi, maupun masyarakat.

BACA JUGA :  AdNI dan PCM Sunggal Gelar Rakornis Persiapan Baksos

Menurut Eka Putra Zakran, kepemimpinan tidak cukup hanya mengandalkan jabatan dan kewenangan. Seorang pemimpin harus memiliki akhlak mulia agar kekuasaan yang dimiliki dapat dijalankan sesuai nilai-nilai moral dan prinsip keadilan.

Ia kemudian menjelaskan enam prinsip utama kepemimpinan Rasulullah SAW yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah.

Pertama, keteladanan (uswah hasanah). Seorang pemimpin harus memulai perubahan dari dirinya sendiri serta memastikan keselarasan antara perkataan dan perbuatan.

Kedua, adil dan tidak diskriminatif. Pemimpin harus mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya, tidak bersikap pilih kasih, serta memberikan perlindungan kepada kelompok masyarakat yang lemah.

BACA JUGA :  Sidak Komisi 4 DPRD Medan, Bangunan Sekolah Yayasan Karya Budi Gemilang Lakukan Pelanggaran

Ketiga, musyawarah (syura). Kepemimpinan harus membuka ruang partisipasi, menghargai perbedaan pandangan, dan mengutamakan kepentingan serta kemaslahatan bersama.

Keempat, rahmah atau kasih sayang dan pelayanan. Jabatan harus dimanfaatkan untuk memudahkan urusan orang lain, membangun kepedulian, dan menghadirkan empati dalam setiap kebijakan maupun tindakan.

Kelima, amanah dan akuntabilitas. Setiap pemimpin harus menyadari bahwa amanah kepemimpinan akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, transparansi dan profesionalitas menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas.

Keenam, kompeten, bijaksana, dan visioner. Pemimpin dituntut terus belajar, berpikir strategis, serta memiliki orientasi jangka panjang demi kemajuan dan kemaslahatan umat.

Lebih lanjut, Eka mengajak kader AMM agar tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi menerapkan nilai-nilai kepemimpinan profetik dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, kampus, tempat kerja, hingga kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA :  Muhri Fauzi Hafiz Minta Kepala KPPG Medan Diganti

“Kepemimpinan profetik bukan tentang seberapa tinggi kedudukan seseorang, tetapi seberapa besar amanah yang ditunaikan dan manfaat yang dihadirkan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan empat prinsip yang harus melekat pada diri seorang pemimpin, yakni jujur dalam perkataan, amanah dalam tindakan, adil dalam keputusan, dan rahmah dalam pelayanan.

Pengajian gabungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain memperoleh materi kajian dan salinan digital bahan ceramah, peserta juga mengikuti kuis berhadiah serta kegiatan ramah tamah yang disertai pembagian makanan ringan.

Melalui kegiatan ini, AMM Cabang Tanjung Sari diharapkan semakin memperkuat ukhuwah, meningkatkan kualitas kader, serta melahirkan generasi muda Muhammadiyah yang memiliki integritas, berakhlak mulia, dan mampu menerapkan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah SAW dalam berbagai bidang kehidupan. (r/isl)