MEDAN — Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara (PD 14 Sumut), Muhri Fauzi Hafiz, meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengevaluasi dan mengganti Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak.
Muhri menilai, evaluasi perlu dilakukan menyusul munculnya sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara, termasuk kasus dugaan keracunan dan persoalan pengelolaan SPPG.
“Kalau persoalan terus berulang, maka pimpinan BGN perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap KPPG Medan. Bila diperlukan, kepala KPPG diganti agar pengawasan dan pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih baik,” ujar Muhri Fauzi Hafiz kepada wartawan di Medan, Rabu (16/9/2026).
Sebelumnya, kasus dugaan keracunan MBG kembali dilaporkan terjadi di Kabupaten Karo pada 15 September 2026. Pada awal September, BGN juga telah mengganti Koordinator Regional BGN Sumut dari T. Agung Kurniawan kepada Yoga Aztrianto.
Selain persoalan kesehatan, pemberitaan juga menyoroti konflik di SPPG Sunggal 2 Kota Medan yang kemudian mendapat tindakan penghentian operasional sementara dari BGN.
Ada juga diberitakan, sekitar 30 siswa MTsN 2 Kisaran, Kabupaten Asahan, dilaporkan mengalami keluhan mual, muntah, sakit perut dan pusing setelah menyantap MBG, pada 14 September 2026. Sebanyak 13 siswa menjalani perawatan di RSUD Kisaran.
Muhri mengatakan evaluasi bukan semata-mata persoalan pergantian pejabat, tetapi bagian dari upaya memastikan program MBG berjalan dengan pengawasan yang kuat, transparan, serta mengutamakan keamanan dan kepentingan penerima manfaat.
“Program MBG adalah program strategis pemerintah. Karena itu, setiap persoalan harus segera dievaluasi dan diperbaiki agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” katanya. (r/isl)
