Remaja Masjid dan Program Magrib Mengaji Jadi Sorotan, Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan Sambangi Masjid Al Amin

Medan190 Dilihat

MEDAN — Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan kembali melanjutkan rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan dengan menyambangi Masjid Al Amin yang berada di Jalan Prof HM. Yamin, SH, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang memasuki pekan kedua hari keempat ini dilaksanakan bersama Majelis Taklim (MT) Siti Rawani dan dihadiri para penyuluh agama, di antaranya Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan, SHI, MA, Ustaz Supriadi, S.Ag, Ustaz HM. Affan Sihite, SHI, Marliani, S.Ag, Ustaz HM. Hendra SP, S.Ag, serta Ustaz Agussalim Boang Manalu, S.PdI.

Acara diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan SULING Syawal yang bertujuan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Dalam penyampaiannya, Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) oleh Ustaz HM. Affan Sihite, SHI menekankan pentingnya mengaktifkan empat komponen utama dalam memakmurkan masjid, yakni Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Majelis Taklim, Remaja Masjid, dan program Magrib Mengaji.

BACA JUGA :  Diduga Korslet, Kantor Camat Medan Area Ludes Dijilat si Jago Merah

“Empat pilar ini harus berjalan beriringan. Jika salah satu tidak aktif, maka fungsi pembinaan umat di masjid tidak akan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim SULING Syawal, Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan, SHI, MA menyoroti belum aktifnya Remaja Masjid dan kegiatan Magrib Mengaji di Masjid Al Amin. Ia mendorong agar segera dilakukan revitalisasi melalui langkah konkret.

“Kita minta BKM dan Majelis Taklim segera bergerak. Buat formulir pendataan, libatkan jamaah, dan hidupkan kembali Remaja Masjid serta Magrib Mengaji. Ini penting untuk pembinaan generasi muda,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa program Magrib Mengaji dapat diarahkan menjadi embrio madrasah nonformal berbasis masjid yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan Setujui Propemperda 2025

Dukungan terhadap program tersebut datang dari pihak BKM Masjid Al Amin. Perwakilan BKM, Khairul Syah, SE, MSi, menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti pembentukan Remaja Masjid serta mengaktifkan kembali program Magrib Mengaji.

Senada dengan itu, Ketua MT Siti Rawani, Hj. Rosmayana Siregar, juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk berperan aktif. Ia berjanji akan menggerakkan para anggota majelis taklim untuk mengajak anak-anak dan cucu mereka agar meramaikan kegiatan keagamaan di masjid.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Supriadi, S.Ag mengangkat tema tentang model keluarga dalam Al-Qur’an sebagai landasan pembinaan generasi. Ia menjelaskan terdapat empat model keluarga, yakni keluarga Nabi Ibrahim yang penuh ketaatan, keluarga Nabi Nuh yang menghadapi ujian keimanan, keluarga Fir’aun sebagai contoh kekuasaan yang menyesatkan, serta keluarga Abu Lahab sebagai gambaran penentangan terhadap kebenaran.

BACA JUGA :  Sentuhan Kepedulian di Hari Minggu, Kader Hanura Medan Bantu Jemaat Gereja Menyebrang Jalan

“Dari empat model ini, kita diajarkan untuk membangun keluarga yang taat, sabar dalam ujian, dan menjauhi kesombongan serta penolakan terhadap ajaran Allah,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan interaktif. Para jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Di akhir kegiatan, acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz HM. Hendra SP, S.Ag, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Masjid Al Amin dapat kembali menjadi pusat pembinaan umat yang aktif, khususnya dalam membina generasi muda melalui program Remaja Masjid dan Magrib Mengaji yang berkelanjutan. (r/isl)