BKN Profiling 815 ASN Guru Pemprov DKI, Prof. Zudan Tekankan Peran Guru Bentuk Masa Depan Generasi

Nasional, News79 Dilihat

JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan profiling terhadap 815 Aparatur Sipil Negara (ASN) guru di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam kegiatan Town Hall Guru ASN DKI Jakarta Tahun 2026, Kepala BKN Prof. Zudan menekankan strategisnya peran guru dalam membentuk karakter sekaligus masa depan generasi muda.

Prof. Zudan mengatakan, kemuliaan profesi guru tidak semata-mata terletak pada kemampuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga pada tanggung jawab membentuk manusia yang berkarakter.

“Filosofi kita sebagai guru harus mampu memposisikan diri kita sebagai pendidik, sebagai guru, dan sebagai ASN. Guru memiliki peranan penting untuk menanamkan karakter kepada peserta didik, termasuk sikap hormat kepada orang tua, guru, dan lingkungan. Ini tugas yang sangat mulia,” ujar Prof. Zudan di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, guru ASN memiliki tiga peran sekaligus, yakni sebagai pendidik, teladan bagi peserta didik, serta aparatur negara yang harus mencerminkan nilai-nilai pelayanan publik.

BACA JUGA :  Nek Marni, Dua Dekade Jualan Serabi Akhirnya Berangkat Haji

Karena itu, Prof. Zudan meminta para guru ASN turut mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan anak tidak sekolah di Jakarta. Menurutnya, memastikan seluruh anak memperoleh hak atas pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tugas bersama.

“Saya titip ibu bapak untuk bersama-sama menghilangkan anak tidak sekolah di wilayah Provinsi Jakarta. Ini tugas kita semuanya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan besarnya amanah yang diberikan orang tua kepada para guru. Menurut Prof. Zudan, anak merupakan aset sekaligus titipan paling berharga bagi setiap keluarga sehingga harus dijaga dan dididik dengan penuh tanggung jawab.

“Ibu, bapak, para guru, tolong dijaga betul anak-anak, karena itu merupakan mata hati, buah hati, permata hati dari semua orang tua,” pungkasnya.

Dorong Branding Positif ASN

Pada bagian akhir arahannya, Prof. Zudan mengajak ASN guru membangun citra positif melalui empat aspek, yakni people, product, process, dan perception.

BACA JUGA :  Kapolrestabes Medan Hadiri Parade dan Gebyar Kebaya 2022 Goes to Unesco

Ia menilai persepsi masyarakat terhadap ASN sangat dipengaruhi oleh kualitas kinerja dan perilaku aparatur dalam memberikan pelayanan. Karena itu, ASN perlu membangun branding positif melalui kerja nyata dan sikap profesional.

“Persepsi publik terhadap ASN harus positif, maka sangat penting ASN bangun branding,” jelasnya.

Melalui profiling dan penguatan peran tersebut, BKN mendorong ASN guru tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga mampu menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi Indonesia. (bc/isl)