Hotman Paris Biayai Sekolah Anak Korban Pengeroyokan di Bali, Serukan Empati untuk Orang Tua

Nasional9 Dilihat

JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga korban dugaan pengeroyokan di Kabupaten Tabanan, Bali. Kepedulian itu muncul setelah video seorang anak perempuan yang menangisi jenazah ayahnya viral di media sosial dan mengundang simpati publik.

Korban berinisial KD diduga meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Berdasarkan informasi yang beredar, KD diduga dikeroyok massa setelah dituduh mencuri seekor ayam.

Melalui akun media sosial pribadinya, Hotman Paris mengunggah tangkapan layar dua pemberitaan yang menggambarkan beratnya perjuangan anak dan orang tua. Salah satunya mengisahkan seorang anak di Sulawesi Utara yang menangis karena ayahnya dihina akibat kondisi ekonomi keluarga, sementara berita lainnya menampilkan kisah duka anak korban dugaan aksi main hakim sendiri di Bali.

BACA JUGA :  Kejati Kepri Penyuluhan Hukum di SMA Pelita Nusantara, Sosialisasikan Etika Bermedia Sosial

Dalam unggahannya, Hotman Paris menyatakan komitmennya untuk membantu masa depan anak-anak korban dengan membiayai pendidikan mereka.

“Hotman akan bayarin uang sekolahmu dik!.” ujarnya dikutip Senin (27/6/2026).

Ia juga menyampaikan pesan yang menyentuh mengenai kemungkinan seseorang nekat melakukan tindakan melanggar hukum karena tekanan ekonomi.

“Mungkin papimu butuh ayam untuk makan keluarga. Bagi anak-anak yang hidup mewah dari orang tua. Kasus ini jadi kaca introspeksimu.”

Hotman turut mengajak generasi muda untuk menghargai perjuangan orang tua dalam mencari nafkah.

“Jika orang tuamu bekerja keras dan mampu memberikanmu kehidupan yang layak bahkan mewah, janganlah menjadi anak durhaka.”

Unggahan tersebut menuai banyak apresiasi dari warganet. Selain menyoroti kepeduliannya terhadap keluarga korban, sebagian netizen juga mengaitkan pesan tersebut dengan hubungan pribadi Hotman Paris bersama putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea, yang belakangan menjadi perhatian publik.

BACA JUGA :  Polda Kalbar Gelar Pengecekan Senpi

Sebelumnya, hubungan keduanya sempat menjadi sorotan setelah Hotman Paris menerima kuasa sebagai pengacara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Namun, pada pekan lalu Hotman memutuskan mundur dari perkara tersebut dengan alasan kesehatan. Saat ini, pengacara berusia 66 tahun itu diketahui tengah menjalani pemeriksaan medis di Singapura akibat gangguan saraf kejepit.

BACA JUGA :  Jokowi dan Iriana Disambut Keluarga di Solo

Komitmen Hotman Paris untuk membiayai pendidikan anak-anak korban dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi pengingat pentingnya empati dan kepedulian sosial di tengah berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. (vv/isl)