Lebaran di Istana: Momen Hangat Prabowo, Jokowi, SBY hingga Megawati Perkuat Persatuan Bangsa

Nasional, Politik43 Dilihat

JAKARTA– Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi panggung kebersamaan para elite bangsa. Di tengah nuansa silaturahmi yang hangat, Presiden Prabowo Subianto menggelar open house di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (21/3/2026), usai melaksanakan Lebaran di Aceh.

Dalam gelar griya tersebut, Prabowo terlebih dahulu bersilaturahmi dengan masyarakat sebelum menerima jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, serta para tokoh nasional.

Momen paling mencuri perhatian adalah kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama istrinya Iriana Joko Widodo dan putra bungsunya Kaesang Pangarep. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Prabowo di pelataran Istana dengan penuh kehangatan.

BACA JUGA :  Sekda “Duduk Di Tahta” Wakil Wali Kota! Kursi Zakiuddin Diganti, Fraksi Golkar Murka di Paripurna DPRD Medan

Keduanya tampak berjalan berdampingan menyusuri karpet biru sebelum melanjutkan pertemuan secara tertutup. Dalam suasana santai, mereka berbincang bersama keluarga masing-masing, ditemani hidangan khas Lebaran seperti nastar dan kue kering.

Tak lama berselang, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono turut hadir bersama kedua putranya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Kehadiran para mantan presiden ini memperkuat kesan guyub dan penuh kekeluargaan di Istana.

BACA JUGA :  Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Paling Korup Versi OCCRP

Sekretariat Kabinet dalam keterangan resminya menyebut, momen tersebut mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional yang erat dalam suasana persaudaraan.

“Gelar griya Idul Fitri tahun ini menjadi ruang temu yang sarat makna untuk mempererat tali persaudaraan, merawat harmoni antarpemimpin, serta meneguhkan pesan bahwa persatuan adalah fondasi utama dalam perjalanan bangsa,” demikian pernyataan resmi.

Sebelumnya, menjelang Lebaran, Prabowo juga menerima Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Negara, yang turut didampingi Ketua DPR Puan Maharani. Pertemuan tertutup tersebut berlangsung hampir tiga jam sebagai bagian dari silaturahmi antarpemimpin bangsa.

BACA JUGA :  Ketua MPR dan Ketum Muhammadiyah Bahas Geopolitik Global dan Persatuan Bangsa

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai langkah Presiden Prabowo merangkul berbagai tokoh nasional sebagai cerminan kepemimpinan yang mengedepankan persatuan dan gotong royong.

Menurutnya, komunikasi dan dialog antar-elite politik menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat kolaborasi menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Lebaran tahun ini pun bukan sekadar perayaan, tetapi juga simbol kuat bahwa persatuan tetap menjadi fondasi utama perjalanan bangsa Indonesia.