Nezar Djoeli Apresiasi Prabowo Kisruh 4 Pulau: Masyarakat Sumut-Aceh Harap Bersabar

Nasional53 Dilihat

MEDAN – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia, Sumatera Utara, H.M Neza Djoeli mengapresiasi kebijakan Bapak Presiden Prabowo yang dengan cepat mengambil alih terkait polemik empat pulau Provinsi Sumut – Aceh dan meminta agar seluruh masyarakat bersabar dan patuh apapun hasil dari keputusan tersebut.

“Pak Prabowo berhasil memberikan rasa nyaman kepada rakyatnya terutama masyarakat Sumut dan Aceh atas polemik empat pulau tersebut. Ini merupakan bentuk kerja nyata presiden dan menunjukkan bahwa Prabowo Sangat peduli dan peka terhadap suara rakyatnya,” kata HM Nezar Djoeli dalam keterangan persnya, Minggu (15/6/2025).

BACA JUGA :  Nezar Djoeli ‘Sentil’ Program Makan Bergizi Gratis: Pak Prabowo Hanya Terima Laporan Asal Bapak Senang

Nezar pun berharap kepada semua pihak, baik masyarakat Sumut dan Aceh, agar tetap bersabar mematuhi dan mentaati apapun keputusan dari Presiden Prabowo yang mengambil alih persoalan empat pulau di Aceh tersebut dan memutuskannya pekan depan.

“Kepada masyarakat Aceh dan Sumatera Utara agar tetap tenang tidak terpancing terhadap isu-isu miring baik di tengah masyarakat maupun di media sosial. Kita ini semua bersaudara, jangan karena persoalan tersebut kita jadi terpecah belah Dan mempercayakan sepenuhnya kepada presiden Prabowo menghasilkan keputusan terbaik,” harap pria berdarah Sumut dan Aceh.

BACA JUGA :  Dugaan Patgulipat Proyek di Disdik Sumut, Nezar Djoeli Nilai Abdul Haris Lubis Abai Kearifan Lokal

Sementara Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengonfirmasi bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah memutuskan untuk mengambil alih sepenuhnya persoalan batas wilayah empat pulau yang dipersengketakan antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Hal ini menyusul dinamika yang mencuat setelah terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025.

BACA JUGA :  Jelang 100 Hari Kerja, H. Nezar Djoeli Beri Masukan kepada Rico Waas

“Hasil komunikasi DPR RI dengan Presiden RI, bahwa Presiden mengambil alih persoalan batas pulau yang menjadi dinamika antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatra Utara,” ujar Dasco pada Sabtu (14/6/2025) malam.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menanggapi isu empat Pulau asal Aceh yang ditetapkan Kemendagri masuk wilayah Sumut adalah hadiah. Bobby menegaskan isu itu tidak benar.(bj)