Seorang Warga Tewas Disapu Banjir Bandang di Sulawesi Tengah 

Nasional36 Dilihat

SULTENG – Tiga orang warga terseret arus banjir bandang yang menerjang Desa Sibalago dan Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng). Satu korban dilaporkan tewas dan dua ditemukan selamat.

“Hanya 1 orang meninggal dunia dan dua orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Iqbal Djirimu, dilansir dari CNNIndonesia, Minggu (23/6).

BACA JUGA :  Prajurit TNI AD Keroyok Polisi di Pos Kampung Narkoba Batam, Ini Kronologinya

Banjir yang menerjang wilayah tersebut terjadi sejak Sabtu (22/6) sekitar pukul 23.00 WITA, kemudian berlanjut hingga Minggu (23/6) dini hari.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Kecamatan Toribulu menyebabkan banjir di Sungai Toribulu,” ungkapnya.

Akibatnya terjadi banjir bandang di Desa Sibalago, air kemudian mengalir di Desa Sienjo hingga merendam rumah warga.

“Banjir di perumahan nelayan Desa Sienjo akibat bertemunya air laut pasang dan banjir yang meluap dari Sungai Toribulu,” tuturnya.

BACA JUGA :  JAMPIDUM Terapkan 16 RJ, Ada Perkara Penadahan di Subang

Adapun jumlah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Sibalago sebanyak 216 kepala keluarga (KK) atau 648 jiwa dan Desa Sienjo sebanyak 30 KK atau 90 jiwa.

“Korban meninggal satu orang atas nama Andi Nurhayati usia 70 tahun. Dampak banjir di dua desa tersebut warga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tengku Yusuf: SPSI AGN Konsisten Menjaga Hubungan Industrial

Sementara ini, kata Iqbal, BPBD masih melakukan pendataan jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat dampak banjir bandang tersebut.

“Situasi kondisi terakhir saat ini, air berangsur surut, kemudian dua warga yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Jembatan penghubung Desa Sibalago dan Desa Sienjo terputus,” pungkasnya.(cnni/bj)