Kemerdekaan Merupakan Rahmat Allah, Para Pemimpin Harus Mensyukurinya dengan Tidak Korupsi

Nasional, News120 Dilihat

PASAMAN BARAT — Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk merenungkan makna kemerdekaan sekaligus mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada bangsa Indonesia.

Ketua Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Pasaman Barat, Sari Dwi Nugroho, mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para pemegang amanah di pemerintahan, menjadikan kemerdekaan sebagai karunia yang disyukuri dengan menjalankan tanggung jawab secara jujur dan berintegritas.

BACA JUGA :  PD-14 Sumut Kawal Seleksi Direksi Bank Sumut, Tekankan Peran Strategis Direktur Bisnis/Syariah

“Sebagai umat beragama dan sebagai bangsa, kita patut mensyukuri kemerdekaan ini sebagai rahmat Allah. Karena itu, kami mengajak semua pihak, khususnya setiap orang yang diberikan amanah sebagai pemimpin, baik di lembaga eksekutif, legislatif maupun yudikatif, untuk mensyukuri kemerdekaan dengan tidak melakukan korupsi,” ujar Sari, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, kemerdekaan yang diraih setelah terbebas dari penjajahan merupakan cita-cita bangsa. Namun, kemerdekaan juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk membangun kehidupan yang adil, sejahtera, dan bermartabat.

BACA JUGA :  7.270 Jemaah Calhaj Embarkasi Medan Sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sari menilai, praktik korupsi dapat menghambat pembangunan dan mengurangi hak masyarakat untuk menikmati hasil pembangunan secara adil.

Karena itu, PD Salimah Pasaman Barat berharap momentum HUT RI ke-81 dapat menjadi pengingat bagi seluruh pemimpin dan masyarakat untuk memperkuat kejujuran, kepedulian, serta semangat membangun Indonesia yang bersih dan berkeadilan.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepemimpinan yang amanah, pemerintahan yang bersih, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Kapolri Lantik 8 Kapolda Baru, Irjen Whisnu Hermawan Masuk Sumut

Ia berharap seluruh elemen bangsa dapat bersama-sama menjaga amanah kemerdekaan dengan menjauhi korupsi dan berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan, demi mewujudkan Indonesia yang bermartabat, adil, dan makmur. (r/isl)