81 Tahun Indonesia Merdeka, POI Sumut Tegaskan Kemerdekaan Belum Sepenuhnya Hadir di Tengah Rakyat

Sumut114 Dilihat

MEDAN — Persaudaraan Ormas Islam (POI) Sumatera Utara menggelar Pawai Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Masjid Raya Al Mashun Medan tersebut diisi dengan iring-iringan kendaraan dan Orasi Kebangsaan.

Pawai Merah Putih tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum bagi POI Sumut untuk menyampaikan pesan kebangsaan sekaligus menyuarakan kondisi dan aspirasi masyarakat.

Dalam Orasi Kebangsaan, Ketua FUI Sumut, Ustaz Indra Suheri, menegaskan bahwa setelah 81 tahun Indonesia merdeka, masih terdapat berbagai persoalan rakyat yang harus menjadi perhatian serius negara.

“Kita telah 81 tahun merdeka secara negara, tetapi pertanyaannya, apakah kemerdekaan itu sudah benar-benar dirasakan seluruh rakyat Indonesia?” ujar Indra Suheri.

BACA JUGA :  Gelar Jaksa Daring, Kejati Sumut Dukung Program Ketahanan Pangan

Menurut POI Sumut, kemerdekaan tidak semata-mata berarti terbebas dari penjajahan, tetapi juga harus diwujudkan melalui keadilan, kesejahteraan, kepastian hukum, perlindungan masyarakat, serta terpenuhinya hak-hak rakyat.

Karena itu, momentum HUT ke-81 RI dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, sekaligus mendorong pemerintah agar semakin serius menghadirkan kemerdekaan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ketua Pelaksana Pawai Merah Putih POI Sumatera Utara, Taufiq Ismail, menyampaikan rasa syukur atas sukses dan lancarnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan Pawai Merah Putih berjalan baik dan lancar. Terima kasih kepada seluruh ketua dan pimpinan ormas serta elemen masyarakat, panitia, dan semua pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini,” ujar Taufiq.

BACA JUGA :  Berkat Kerja Keras dan Ketekunan, Nurlena Guru MIN 3 Labuhanbatu Akhirnya Lulus PPPK

Ia menegaskan, Pawai Merah Putih bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepedulian sekaligus refleksi terhadap kondisi masyarakat dan umat saat ini.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui keadilan, kesejahteraan, persaudaraan dan terpenuhinya hak-hak masyarakat,” katanya.

Taufiq berharap semangat Merah Putih yang ditunjukkan dalam pawai dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga semangat kebersamaan dan persaudaraan ini terus tumbuh. Kemerdekaan harus benar-benar dirasakan seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ia menyebutkan, Pawai Merah Putih tersebut mendapat dukungan dari 32 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan elemen masyarakat Sumatera Utara, yang terdiri dari sembilan ormas Islam kelaskaran dan 23 ormas maupun elemen masyarakat lainnya.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jalan dan Jembatan Jalur Barat Nisel-Nisbar Dimulai Agustus

Dengan iring-iringan kendaraan dan orasi kebangsaan, para peserta menyampaikan pesan bahwa kemerdekaan harus terus diperjuangkan melalui persatuan, kepedulian, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi bagaimana rakyat benar-benar merasa merdeka dalam kehidupan sehari-hari,” menjadi salah satu pesan kuat yang mewarnai kegiatan tersebut.

POI Sumut bersama seluruh elemen yang hadir berharap peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum evaluasi sekaligus kebangkitan bersama untuk membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, bermartabat, dan benar-benar menghadirkan kemerdekaan bagi seluruh rakyat. (r/isl)