Curah Hujan Tinggi Sebabkan Kerusakan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Tukka

Sosial, Sumut105 Dilihat

TAPTENG– Akibat curah hujan yang tinggi, Jembatan Gantung Perintis Garuda mengalami kerusakan sedang namun tidak sampai terputus di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (12/2/2026).

Curah hujan terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB dan menyebabkan meningkatnya debit air di hulu sungai hingga terjadi luapan air yang mengakibatkan banjir. Kondisi tersebut juga disertai banyaknya kiriman material sampah kayu dari hulu yang menghantam badan jembatan.

BACA JUGA :  RANZ Kota Medan dan AMPI Nelayan Indah Gelar Turnamen Piala Walikota Medan Terpilih 2025 - 2030

Hujan kemudian berhenti sekitar pukul 20.00 WIB. Monitoring dilakukan sekitar pukul 07.25 WIB untuk mengecek kondisi jembatan, dan hasil pengecekan menunjukkan jembatan masih dapat digunakan sebagai akses masyarakat.

Kerusakan yang ditemukan antara lain satu sisi kabel seling bagian bawah lepas dari pembautan rel serta besi selendang pagar sebagian patah dan bengkok. Sementara itu, papan lantai jembatan, bronjong, dan angkur masih dalam kondisi utuh.

BACA JUGA :  Polres Tapsel Cokok Dua Kurir Ganja dan Seorang Bandar Sabu

Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 04/Pinang Sori dan Babinsa Koramil 03/Pandan guna memastikan kondisi jembatan dan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali. Pada pukul 08.00 WIB kegiatan monitoring selesai dilaksanakan dan debit air sungai terpantau telah surut.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han). menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan satuan di lapangan untuk memantau kondisi jembatan dan menyiapkan langkah penanganan.

BACA JUGA :  Temui Komisi E DPRD Sumut, Tokoh Pemuda Dorong Perda Pesantren Demi Kemajuan Pendidikan dan Ekonomi

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas dan selalu mengutamakan faktor keselamatan,” ujarnya. (r/bc)